5 Langkah Mudah Membuat Topi Kerucut

5 Langkah Mudah Membuat Topi Kerucut

Kapan terakhir kali anda menggunakan topi kerucut yang unik mirip topi penyihir ini? Apakah saat menghadiri acara ulang tahun? Padahal, cara membuat topi kerucut ini sebenarnya mudah loh!

Anda bahkan bisa membuatnya sendiri di rumah. Bisa juga untuk mengisi banyak acara bertemakan fun party ya kan? Buat sendiri tentu lebih hemat dan bahkan bisa anda jual juga nantinya.

Agar tidak salah dalam proses membuatnya, maka mari simak tutorial singkatnya di bawah ini. Sangat mudah kok, anda bisa mulai dari topi kerucut berbahan kertas karton. Sebenarnya, masih banyak bahan lainnya yang bisa anda gunakan, tapi untuk pemula lebih baik gunakan kertas karton, ya!

1.   Siapkan Alat dan Bahan

Langkah pertama tentu harus menyiapkan alat dan bahan terlebih dahulu. Apa saja bahan untuk membuat topi kerucut ini? Sebenarnya bahan dan alatnya bervariasi tergantung bentuk dan model topi kerucut yang ingin anda buat.

Tapi, secara umum, berikut alat dan bahan yang harus anda siapkan:

  • Gunting
  • Kertas Karton
  • Lem
  • Tali
  • Aksesoris
  • Staples
  • Penggaris

Pastikan bahan dan alat-alat umum di atas sudah anda siapkan semua, ya!


Source: https://pin.it/7f77QrQ

2.   Sesuaikan Dengan Tema Acara

Kemudian, kenali acara apa yang akan menggunakan topi ini nantinya? Mengetahui jenis acara bisa membantu anda mendapatkan ide hiasan atau aksesoris yang tepat untuk topi tersebut. Apakah ingin dibuat polosan atau dengan gambar figure tertentu?

Misalnya, untuk acara pesta ulang tahun, ketahuilah siapa yang berulang tahun? Anak perempuan atau anak laki-laki? Mengetahui detail seperti ini juga bisa memberikan gambaran warna apa sebaiknya topi tersebut.

Misalnya warna netral untuk laki-laki atau warna yang lebih girly untuk perempuan. Berbeda, bukan? Atau, ketika yang punya acara ingin tema tertentu, horror atau tema Halloween misalnya.

Tentu warna yang digunakan cenderung gelap dan figure yang biasa dipakai adalah labu, penyihir, penjahat dan hantu, bukan? Jadi, topi kerucut dari kertas karton ini sebenarnya bisa anda kreasikan lebih unik asal tahu tema nya apa ya gais!

3.   Cara Membuat Topi Kerucut Dengan Penggaris

Pertama, anda harus menentukan siapa saja yang akan menggunakan topi ini nantinya? Kategori anak-anak, remaja atau orang dewasa? Sebab, ukuran topi (diameter) pasti berbeda-beda, bukan?

Caranya mudah kok, tentukan siapa yang akan menggunakannya nanti. Kemudian, berikut ukuran lingkaran yang harus anda buat:

  • Kecil : 15 cm hingga 20 cm
  • Sedang: 20 cm – 25 cm
  • Besar : diatas 25 cm

Jika anda sudah tahu siapa target yang akan menggunakannya maka lakukan langkah-langkah berikut:

  • Buatlah lingkaran di kertas karton dengan diameter yang sesuai dengan kategori yang akan menggunakannya berdasarkan informasi diatas (kecil untuk anak-anak).
  • Gunting lingkaran tersebut dengan hati-hati dan rapi.
  • Kemudian, lipat bagian atas.
  • Gunakan staples dan lem agar bagian atas tidak bergerak.
  • Lem tepi-tepinya hingga membentuk kerucut sempurna.


Source : https://pin.it/5phnlqz

4.   Tambahkan Aksesoris

Sesuai dengan yang kita bahas sebelumnya. Coba cocokkan dengan tema acara. Gunakan aksesoris yang sesuai agar topi tersebut tidak terlihat biasa-biasa saja.

5.   Cara Membuat Topi Kerucut Dengan Tali Atau Bandana

Agar topi ini tetap nyangkut di atas kepala, tidak ada salahnya anda gunakan tali. Kenapa harus tali? Agar pengguna bisa menyesuaikan ikatan di bagian kepala mereka. Jika karet, biasanya membuat orang-orang merasa kurang nyaman.

Atau, gunakan saja bandana polos. Harganya memang lebih agak mahal  jika menggunakan bandana dan anda lem topinya di tengah atau di salah satu sisi (miring). Tapi, lebih praktis!

Itu dia beberapa tahapan atau tata cara dalam membuat topi kerucut untuk berbagai acara! Selamat mencoba, ya!

5 Langkah Mudah Membuat Topi Kerucut

Cara Membuat Hantaran Dari Bahan Baju, Mudah dan Praktis!

Hantaran memang bisa terbuat dari apa saja termasuk perhiasan, skincare, sepatu, tas maupun pakaian. Namun, jika anda memilih pakaian, bagaimana cara membuat hantaran dari bahan baju agar terlihat menarik? Sebenarnya, tidak terlalu sulit menghias hantaran ini kok.

Hanya saja, anda yang baru pertama berusaha menghias hantaran tentu butuh ide dan pedoman, bukan? Untuk itu, mari kita bahas bagaimana seharusnya hiasan hantaran ini anda dekorasikan.

1.   Gunakan Bingkai Terbaik

Tidak ada aturan tertulis bagaimana seharusnya bingkai dari hantaran untuk anda gunakan. Bisa saja terbuat dari kardus hias, bisa dari keranjang atau kotak kaca. Sesuaikan dengan budget dan kebutuhan anda. Agar terlihat estetik, anda bisa gunakan kotak kaca atau keranjang rotan.

Bagaimana jika harganya mahal? Sebenarnya ada tempat untuk sewa kotak atau perlengkapan hantaran lamaran atau pernikahan ini kok. Jadi, tidak perlu langsung membeli, toh hanya terpakai sesekali, bukan?


Source : https://pin.it/3PqB6zX

2.   Cara Membuat Hantaran Dari Bahan Baju : Bentuk Mode Kreatif

Baju adalah salah satu jenis hantaran yang mudah anda kreasikan. Ada banyak model dan bentuk unik untuk bisa anda coba. Misalnya bentuk angsa, ikan, kepiting, kupu-kupu, hingga bunga.

Jika anda tidak bisa berkreasi dengan bahan baju ini. Maka anda bisa cari video rekomendasi terbaik. Ada banyak tutorial menggunakan video untuk menghias dan membentuk baju hantaran, kok!

Kenapa menggunakan tutorial video? Sebab, lebih mudah jika anda melihat ada contoh prakteknya sekaligus, bukan? Anda bisa mengulang-ulang tutorial tersebut agar bisa mendapatkan hasil terbaik.

3.   Gunakan Bantuan Seperti Kertas Karton, Karet dan Hiasan Mata

Agar hiasan ini bisa tetap tampil tegak, kencang dan tidak lunglai, tentu anda butuh bantuan. Beberapa bahan yang sering digunakan dalam hiasan hantaran adalah karet, karton dan lem hingga hiasan mata. Hiasan mata ini sering anda temukan jika baju tersebut anda bentuk menjadi figur hewan unik.

Lapisi baju dengan karton agar terlihat lebih tegak dan tidak lunglai. Usahakan juga lapisan tersebut bisa anda tutup dengan rapat hingga tidak terlihat. Oia, gunakan jarum pentul juga jika sulit untuk anda bentuk nantinya.

Atau, langsung gunakan manekin kecil untuk tempat berdirinya baju-baju tersebut. Sesuaikan saja hiasan dengan tema acara ya!


Source : https://pin.it/71xv4pH

4.   Gunakan Bunga dan Pita

Pasti anda sadar setiap hantaran rata-rata menggunakan bunga dan pita, bukan? Jadi, jika anda mengusung konsep yang sederhana maka bisa gunakan saja hiasan bunga dan pita ini. Tidak perlu dibentuk menjadi figur unik kok.

Anda tinggal melipat dengan baik baju tersebut. Tapi, tetap gunakan hiasan pemanis seperti bunga dan pita ini. Gunakan warna yang sesuai dengan warna tema acara anda.

Penempatan bunga dan pita juga harus anda perhatikan. Tidak usah terlalu banyak. Namun, harus sesuai letaknya seperti di setiap sudut berbeda, pola asimetris dan buatlah seindah dan semenarik mungkin.

Penutup

Jadi, itu tadi beberapa tutorial tentang cara membuat hantaran dari bahan baju yang mudah dan praktis. Namun, jika anda rasa belum bisa membuatnya secara manual. Maka bisa gunakan jasa bantuan hiasan hantaran lamaran dan nikahan kok.

Atau, langsung beli parcel jadi hantaran dan nikahan ini. Hanya saja terkadang harganya jauh lebih mahal, bukan? Dan juga, terkadang hasilnya tidak sesuai dengan keinginan.

Jadi, ada baiknya anda coba kreasikan sendiri dan buat sesuai dengan keinginan anda. Karena, acara menggunakan hantaran ini hanya sesekali bisa anda nikmati, ya kan?

6 Tips Mix and Match Kemeja Flanel Pria

Kemeja flanel adalah salah satu jenis atasan yang lazim digunakan oleh para pria. Karena jenis kemeja ini sangat umum di pasaran dan bahannya tergolong lembut serta nyaman. Sayangnya, sangat sedikit yang tau cara mix and match kemeja flanel pria tersebut.

Jika tidak dikombinasikan dengan benar. Maka, kesan yang terjadi pada penampilan anda pasti terlihat monoton dan membosankan. Untuk itu, mari simak beberapa tips padu padan yang keren dan trendy menggunakan kemeja flanel di bawah ini!


Source : https://pin.it/1tg1h4e

1.   Mix and Match Kemeja Flanel Pria dan Celana Jeans

Kemeja flanel dan kombinasi celana jeans sebagai bawahan memang sudah umum, bukan? Tapi, jangan hanya menggunakan kedua outfit ini seperti biasanya. Cobalah gunakan warna natural seperti campuran hitam dan putih.

Gunakan kemeja flanel kotak hitam putih sebagai outer dan kaos oblong putih sebagai inner. Kombinasikan juga dengan jeans hitam dan sepatu putih. Percayalah, tampilan casual anda semakin menarik dan manis!

2.   Kombinasi Crewneck dan Celana Beige

Ingin terlihat casual dan maskulin secara bersamaan? Cobalah mix and match kemeja flanel pria dengan celana beige. Kancingkan dengan sempurna kemeja tersebut kemudian gunakan celana celana berwarna beige untuk bawahan.

Jangan lupa, gunakan juga crewneck berwarna hitam atau coklat tua sebagai outer. Tampilan seperti ini bahkan sering digunakan oleh para model pria, loh! Usahakan warna kemeja dan crewneck tidak terlalu kontras, ya.

3.   Gaya Semi Casual Dengan Jaket Puff

Sedang mengalami musim hujan? Tenang, anda tetap bisa terlihat keren dan menarik hanya dengan jaket puff dan kemeja flanel loh! Gunakan kemeja puff sebagai outer dengan warna senada dengan dalaman kemeja flanel anda.

Misalnya kemeja flanel kotak-kotak putih navy. Maka, gunakan celana hitam atau abu-abu dan jaket puffy navy juga. Tampilan seperti ini bahkan bisa anda gunakan untuk datang ke kantor.

Source : https://pin.it/2LQK1z5

4.   Kemeja Flanel dan Celana Panjang Warna Senada

Tidak menggunakan outer atau inner lainnya bukan berarti penampilan anda terlihat kaku dan mati gaya. Hanya dengan kemeja flanel dan celana panjang senada saja bisa membuat tampilan menjadi menarik kok! Gunakan warna-warna pastel atau warna natural seperti coklat atau milo.

Agar penampilan anda terlihat lebih menarik, carilah warna celana yang setingkat lebih gelap dari warna kemeja. Tidak perlu mengancingkan kemeja sampai atas. Tampilan seperti ini memperlihatkan kesan maskulin dan juga trendy.

5.   Mix and Match Kemeja Flanel dan Hoodie!

Ingin terlihat santai namun tetap menarik? Anda bisa kombinasikan kemeja flanel yang anda miliki dengan hoodie loh! Gunakan hoodie sebagai inner dan kemeja sebagai outer.

Jangan lupa gunakan celana casual seperti celana jogger atau chinos dengan warna senada dengan inner. Padukan juga dengan sneakers warna putih yang cocok untuk semua warna. Pasti tampilan anda terlihat semakin menarik.

6.   Sweater dan Celana Pendek

Kemeja flanel juga bisa menjadi pilihan outfit untuk jalan-jalan atau sekedar nongkrong bersama teman kok! Agar tidak terlihat kaku, gunakan bawahan celana pendek jeans atau slim short. Tampilan kemeja flanel juga bisa terlihat lebih kasual dengan menggunakan seater pendek tanpa lengan.

Itu dia beberapa rekomendasi perpaduan kemeja flanel agar tampilan terlihat semakin kece dan kekinian. Mulai dari sekarang, cobalah cari selera fashion anda yang lebih menarik dan nyaman ya! Sebab, kemeja flanel ini bisa terlihat mewah dan menghasilkan banyak gaya jika anda kombinasikan dengan atasan serta bawahan yang tepat, loh!

Cara Mengukur Lingkar Dada dengan Mudah dan Tepat

Setiap orang memiliki lingkar dada yang berbeda-beda, tergantung pada ukuran tubuh. Menghitung lingkar dada ini merupakan salah satu langkah penting untuk mencari baju atau pakaian dalam yang sesuai lho. Jadi, pakaian yang Anda pilih akan pas tidak terlalu sempit atau bahkan terlalu longgar.

Ukuran lingkar dada akan mempengaruhi ukuran baju secara keseluruhan, mengingat berbagai size baju menggunakan lingkar dada sebagai patokan ukuran. Lalu, bagaimana cara mengukur lingkar dada? Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda gunakan:

Menggunakan Metline atau Meteran Jahit

Alat yang kerap digunakan untuk mengukur bagian tubuh seperti lingkar dada adalah metline. Metline merupakan meteran jahit khusus, biasanya panjangnya sampai 150 cm, bentuknya seperti meteran pengukur biasa (seperti pita) dan terbuat dari bahan yang elastis sehingga lebih fleksibel.

Metline merupakan salah satu peralatan/perlengkapan yang wajib dimiliki oleh seluruh penjahit. Cara mengukur lingkar dada menggunakan metline juga sangatlah mudah. Pertama-tama, cukup siapkan metline. Kemudian, lingkarkan metline tersebut mengelilingi punggung hingga dada. Pastikan metline tersebut tidak terlalu kendur atau bahkan terlalu erat ya agar hasil pengukuran akurat.

Lingkarkan metline tersebut sampai ujung satu bertemu dengan bagian badan metline lainnya. Angka tersebutlah yang menunjukkan berapa lingkar dada Anda. Untuk proses pembuatan baju/atasan lainnya. Angka di metline tersebut biasanya akan ditambah 3- 4 cm agar baju yang dibuat tidak terlalu ngepas atau sesak, contoh untuk baju seragam.

Cara 2: Menggunakan Penggaris

Jika Anda kebetulan tidak memiliki metline, maka cobalah untuk menggunakan penggaris meskipun cara ini kurang efektif. Untuk cara mengukur lingkar dada menggunakan penggaris sendiri berbeda dengan cara ukur lingkar dada menggunakan metline, mengingat sifat penggaris yang kaku dan tidak dapat dilingkarkan ke tubuh layaknya metline.

Caranya: siapkan baju milikmu yang press body atau longgar sedikit. Letakkan baju tersebut di bidang yang rata (contoh di atas meja), kemudian tempelkan penggaris tersebut di atasnya (Anda disarankan menggunakan penggaris yang panjangnya lebih dari 30 cm). Ukur dari bagian sambungan ketiak kanan sampai ke bagian ketiak baju bagian kiri. Kemudian, hasilnya dikalikan 2.

Contoh: hasil pengukurannya adalah 50 cm, maka ukuran lingkar dadanya adalah 100 cm (50 cm x 2). Cara ini mungkin kurang akurat, mengingat yang dihitung adalah lingkar dada baju jadi bukan tubuh. Jadi, cara ini kurang bisa merepresentasikan ukuran lingkar dada Anda yang sesungguhnya.

Namun, Anda tetap dapat mencoba cara ini ya terlebih ketika butuh referensi lingkar dada dari baju yang akan dijahit. Agar lebih pas, cobalah cari baju yang sesuai sehingga hasil pengukurannya bisa sama seperti hasil baju jahitan.

Cara 3: Menggunakan Pita

Cara mengukur lingkar dada ketiga yang bisa Anda lakukan adalah menggunakan pita. Bisa juga benang, tali rafia, atau tali lainnya yang sesuai. Caranya hampir sama seperti menggunakan metline.

Cukup lingkarkan tali/pita tersebut mengelilingi area dada sampai ujung tali/pita bertemu dengan bagian badan tali/pita lainnya. Kemudian tandai titik pertemuan pita/tali tersebut menggunakan spidol atau bolpoin.

Kemudian, Anda bisa menggunakan penggaris untuk mengukur panjangnya tali tersebut dari ujung hingga bagian yang ditandai. Hasil tersebutlah yang akan jadi hasil ukuran lingkar dada.

Pengertian Pre Order dan Cara Memanfaatkannya

Untuk bisnis jual beli-barang, utamanya yang menggunakan konsep pesan-buat, Anda pastinya sudah sering mendengar istilah ‘Pre-Order’ bukan? Lalu, sebenarnya apa itu barang Pre Order dan bagaimana cara memanfaatkannya? Yuk, simak penjelasannya dibawah ini!

Apa Itu Pre Order?

Pre Order atau yang kerap disingkat sebagai PO saja merupakan sistem penjualan dimana penjual memasarkan produk yang belum dibuat/belum diproduksi kepada pelanggan. Jadi, dalam sistem ini penjual belum memiliki stok barang secara riil atau sebenarnya barang yang dijual belum tersedia.

Berdasarkan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), Pre Order sendiri memiliki makna sebagai “Perintah dalam Pemesanan Produk/Barang”. Sistem Pre Order ini kerap diaplikasikan untuk sejumlah produk custom yang produksinya berdasarkan sistem pesanan.

Ketika membeli produk Pre-Order, artinya Anda dan penjual sama-sama sepakat untuk melakukan transaksi jual beli, dimana penjual baru akan memproduksi produk ketika pesanan diterima. Pembeli pun harus membayar produk di awal pemesanan, dan menunggu sampai barang selesai diproduksi sesuai dengan waktu yang telah disepakati bersama.

Untuk jumlah pembayaran dan juga estimasi waktu yang dibutuhkan pun beragam, tergantung pada kesepakatan kedua belah pihak. Dengan demikian transaksi yang dilakukan pun sifatnya lebih fleksibel. Contoh produk yang kerap menggunakan sistem Pre Order adalah: makanan (kue, snack), koleksi fashion (tote bag, sepatu, pakaian), album,merchandise, hingga produk-produk custom yang bisa kamu beli sesuai desain dan selera. Nah, itulah penjelasan singkat seputar apa itu Pre Order.

Cara Kerja Sistem Pre Order

  1. Penjual akan memasarkan produk yang dijualnya secara offline atau online di sosial media dengan menampilkan contoh foto produk yang sudah jadi. Pembeli juga akan mencantumkan keterangan “Pre-Order” dengan menambahkan estimasi waktu jadinya.
  2. Pembeli yang tertarik akan melakukan pemesanan sesuai dengan kesepakatan yang ada. Kemudian pembeli akan melakukan pembayaran untuk produk tersebut. Untuk metode pembayarannya juga fleksibel, bisa full atau DP.
  3. Penjual mencatat detail pesanan dari pembeli.
  4. Jika pesanan sudah terkumpul, penjual kemudian akan memproduksi barang tersebut sesuai pesanan. Kemudian penjual akan mengirimkan produk tersebut ke pembeli. Selesai.
  5. Mengingat stok barang Pre Order ini belum tersedia, otomatis waktu dikirimnya barang akan lebih lama. Beda dari barang/produk in stock yang bisa langsung dikirim saat itu juga.

Cara Memanfaatkan Sistem Pre Order

Anda bisa menerapkan sistem PO ini di hampir seluruh jenis produk/barang. Agar sistem Pre Order ini sukses, berikut ini beberapa tips tambahan yang bisa diterapkan:

  • Perhatikan kualitas produk. Apapun jenis produk dan sistem yang digunakannya, kualitas produk haruslah menjadi prioritas utama untuk memuaskan klien.
  • Pilih vendor yang kredibel, terutama jika sistem pembuatan produk “dilempar” ke vendor lain.
  • Tentukan target konsumen.
  • Perhatikan tenggat waktu dan SDM.
  • Pelajari skill marketing.
  • Berikan harga yang sesuai dan promo-promo lainnya.
  • Tentukan minimal jumlah pesanan dan waktu buka PO.
  • Optimalkan penggunaan sosial media untuk meningkatkan jumlah pesanan.
  • Perjelas syarat dan ketentuan, untuk menghindari komplain dan pertanyaan berulang dari konsumen.

Kelebihan Sistem Pre Order

  • Tidak meninggalkan stok barang yang mengendap lama, karena proses produksi disesuaikan dengan pesanan.
  • Penjualan dan pendapatan terjamin.

Menimbulkan hype di market.

Cara Mengukur Lingkar Pinggang dengan Mudah dan Tepat

Pernahkah Anda membeli baju yang sebenarnya sudah pas, namun ternyata terlalu sempit di bagian perut? Ya, perut memanglah bagian tubuh yang paling mudah melebar. Bahkan, tanpa disadari ukuran lingkar pinggang/lingkar perut semakin bertambah akibat timbunan lemak.

Selain kebiasaan konsumsi berlebihan dan tidak sehat, penambahan lemak di sekitar area perut juga dapat disebabkan karena faktor lainnya seperti usia, jarang olahraga, dan melakukan berbagai kebiasaan buruk lainnya.

Ukuran lingkar perut/lingkar pinggang yang lebar tentu saja akan mengganggu penampilan dan membuat Anda lebih sulit menemukan baju yang pas. Anda juga lebih rentan terkena penyakit berbahaya. Agar memudahkan Anda untuk memantau pertumbuhan lebar pinggang, Anda bisa mengukur lingkar pinggang dengan cara berikut ini.

Cara Ukur Lingkar Pinggang Menggunakan Metline

Cara terbaik untuk mengukur lingkar pinggang adalah dengan menggunakan metline atau meter/garisan jahit. Metline sendiri memiliki ukuran sekitar 150 cm dan fleksibel sehingga dapat digunakan untuk mengukur berbagai area tubuh, termasuk lingkar pinggang.

Cara mengukur lingkar pinggang dengan metline juga sangatlah mudah. Pertama-tama, siapkan metline terlebih dahulu. Kemudian lingkarkan di sekitar area pinggang (tepat di pusar), kaitkan ujung satu dengan bagian badan metline tempat bertemunya ujung tersebut. Angka yang didapatkanlah yang merupakan ukuran lingkar pinggang Anda! Bagaimana, mudah bukan?

Agar hasilnya akurat, pastikan metline tersebut sudah pas ya, tidak terlalu kendur dan juga tidak terlalu ketat. Berapa ukuran pinggang yang normal? Berdasarkan standar kesehatan ukuran pinggang yang normal adalah < 80 cm untuk wanita dan <90 cm untuk pria.

Selain menggunakan metline, Anda juga bisa kok menggunakan pita biasa atau benda apapun yang fleksibel (berbahan kain seperti pita) untuk menghitung lingkar pinggang. Caranya juga cukup mudah, cukup lingkarkan saja pita tersebut mengelilingi bagian perut (tepat di pusar) sampai bagian ujungnya bertemu dengan bagian lain dari pita, kemudian tandai menggunakan pensil atau bolpoin. Caranya persis seperti menggunakan metline.

Lalu, ambillah penggaris dan ukur panjang pita dari ujung sampai ke bagian yang telah Anda tandai tadi. Cara ini mungkin bisa jadi alternatif untuk mengukur lingkar pinggang, terutama jika Anda tidak memiliki metline. Namun, hasilnya sendiri mungkin kurang akurat dan perhitungannya bisa meleset sampai beberapa cm karena selisih pengukuran.

Agar lebih akurat, Anda disarankan untuk menggunakan metline saja. Metline ini bisa dibeli di toko peralatan jahit atau toko kelontong besar yang komplit. Harganya juga murah kok, biasanya di bawah 5000 rupiah.

Pentingnya Mengetahui Ukuran Lingkar Pinggang

Selain lingkar dada, untuk membuat bagian badan baju para penjahit juga akan mengukur bagian lingkar pinggang Anda lho! Hal ini dilakukan untuk memastikan baju yang akan dijahit memiliki ukuran yang pas sehingga tidak terlalu longgar atau sempit di bagian tubuh seperti pinggang atau dada.

Jika Anda memiliki ukuran lingkar pinggang yang lebar, otomatis baju tersebut akan dibuat lebih lebar atau longgar di bagian pinggang. Makin lebar ukurannya, maka kain yang dibutuhkan juga akan semakin banyak.

Nah, itulah beberapa pembahasan seputar cara ukur lingkar pinggang dan pentingnya mengetahui ukuran lingkar pinggang agar bisa dapat baju yang pas. Semoga bermanfaat!