Cara Mengukur Lingkar Dada dengan Mudah dan Tepat

by | Mar 24, 2023 | Blog

Setiap orang memiliki lingkar dada yang berbeda-beda, tergantung pada ukuran tubuh. Menghitung lingkar dada ini merupakan salah satu langkah penting untuk mencari baju atau pakaian dalam yang sesuai lho. Jadi, pakaian yang Anda pilih akan pas tidak terlalu sempit atau bahkan terlalu longgar.

Ukuran lingkar dada akan mempengaruhi ukuran baju secara keseluruhan, mengingat berbagai size baju menggunakan lingkar dada sebagai patokan ukuran. Lalu, bagaimana cara mengukur lingkar dada? Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda gunakan:

Menggunakan Metline atau Meteran Jahit

Alat yang kerap digunakan untuk mengukur bagian tubuh seperti lingkar dada adalah metline. Metline merupakan meteran jahit khusus, biasanya panjangnya sampai 150 cm, bentuknya seperti meteran pengukur biasa (seperti pita) dan terbuat dari bahan yang elastis sehingga lebih fleksibel.

Metline merupakan salah satu peralatan/perlengkapan yang wajib dimiliki oleh seluruh penjahit. Cara mengukur lingkar dada menggunakan metline juga sangatlah mudah. Pertama-tama, cukup siapkan metline. Kemudian, lingkarkan metline tersebut mengelilingi punggung hingga dada. Pastikan metline tersebut tidak terlalu kendur atau bahkan terlalu erat ya agar hasil pengukuran akurat.

Lingkarkan metline tersebut sampai ujung satu bertemu dengan bagian badan metline lainnya. Angka tersebutlah yang menunjukkan berapa lingkar dada Anda. Untuk proses pembuatan baju/atasan lainnya. Angka di metline tersebut biasanya akan ditambah 3- 4 cm agar baju yang dibuat tidak terlalu ngepas atau sesak, contoh untuk baju seragam.

Cara 2: Menggunakan Penggaris

Jika Anda kebetulan tidak memiliki metline, maka cobalah untuk menggunakan penggaris meskipun cara ini kurang efektif. Untuk cara mengukur lingkar dada menggunakan penggaris sendiri berbeda dengan cara ukur lingkar dada menggunakan metline, mengingat sifat penggaris yang kaku dan tidak dapat dilingkarkan ke tubuh layaknya metline.

Caranya: siapkan baju milikmu yang press body atau longgar sedikit. Letakkan baju tersebut di bidang yang rata (contoh di atas meja), kemudian tempelkan penggaris tersebut di atasnya (Anda disarankan menggunakan penggaris yang panjangnya lebih dari 30 cm). Ukur dari bagian sambungan ketiak kanan sampai ke bagian ketiak baju bagian kiri. Kemudian, hasilnya dikalikan 2.

Contoh: hasil pengukurannya adalah 50 cm, maka ukuran lingkar dadanya adalah 100 cm (50 cm x 2). Cara ini mungkin kurang akurat, mengingat yang dihitung adalah lingkar dada baju jadi bukan tubuh. Jadi, cara ini kurang bisa merepresentasikan ukuran lingkar dada Anda yang sesungguhnya.

Namun, Anda tetap dapat mencoba cara ini ya terlebih ketika butuh referensi lingkar dada dari baju yang akan dijahit. Agar lebih pas, cobalah cari baju yang sesuai sehingga hasil pengukurannya bisa sama seperti hasil baju jahitan.

Cara 3: Menggunakan Pita

Cara mengukur lingkar dada ketiga yang bisa Anda lakukan adalah menggunakan pita. Bisa juga benang, tali rafia, atau tali lainnya yang sesuai. Caranya hampir sama seperti menggunakan metline.

Cukup lingkarkan tali/pita tersebut mengelilingi area dada sampai ujung tali/pita bertemu dengan bagian badan tali/pita lainnya. Kemudian tandai titik pertemuan pita/tali tersebut menggunakan spidol atau bolpoin.

Kemudian, Anda bisa menggunakan penggaris untuk mengukur panjangnya tali tersebut dari ujung hingga bagian yang ditandai. Hasil tersebutlah yang akan jadi hasil ukuran lingkar dada.