Rekomendasi Brand Streetwear Local yang Keren

Rekomendasi Brand Streetwear Local yang Keren

Brand streetwear local – Industri pakaian streetwear terus berkembang pesat, terutama berkat kemudahan dalam produksi, pemasaran, dan penjualan produk-produk terkait. Tren ini juga terlihat di Indonesia, di mana banyak pelaku bisnis fesyen lokal terjun ke dunia streetwear.

Menurut Mordor Intelligence, sektor pakaian jadi di Indonesia diperkirakan akan tumbuh sebesar 5,84% per tahun pada 2022, dan angka ini diprediksi akan terus meningkat seiring dengan kemajuan dalam akses produksi tekstil dan garmen.

Potensi ini membuka peluang bagi munculnya merek-merek baru atau mendorong merek yang sudah ada untuk lebih berinovasi dan membentuk identitas yang khas. Sejalan dengan pertumbuhan pesat industri streetwear, berikut adalah beberapa merek lokal yang memiliki fokus unik dan menjadi pembeda di pasar:

1.   Nyamanya

Streetwear saat ini semakin mengarah pada tren pakaian oversize, yang tidak hanya menciptakan tampilan modis tetapi juga menawarkan kenyamanan luar biasa bagi pemakainya. Pakaian oversize memberikan kebebasan bergerak dan sirkulasi udara yang lebih baik, yang membuatnya cocok untuk digunakan dalam berbagai situasi.

Nyamanya adalah salah satu brand lokal yang mengambil tren ini dan mengembangkannya menjadi sebuah konsep yang menekankan pada kenyamanan. Seperti namanya, Nyamanya berkomitmen untuk membuat konsumen merasa lebih nyaman dan leluasa saat mengenakan produk mereka.

Nyamanya menawarkan berbagai pilihan celana yang didesain untuk kenyamanan maksimal, seperti Patch, Twenty, Deep Dart, dan Two Tone pants. Setiap produk dirancang dengan cermat untuk memberikan fleksibilitas dan kemudahan bergerak tanpa mengorbankan gaya.

Baca Juga : Streetstyle dengan 9 Rekomendasi Celana Tartan Pria Terbaik

Salah satu produk unggulan dari Nyamanya adalah Easy Pop Pants, celana yang terbuat dari bahan katun ringan dengan elastisitas di bagian pinggang, yang memungkinkan ukuran celana menyesuaikan dengan bentuk tubuh pemakainya. Celana ini sangat populer di kalangan konsumen karena kenyamanannya yang tinggi dan desainnya yang sederhana namun tetap stylish.

Selain celana, Nyamanya juga menyediakan berbagai produk lain yang mendukung kenyamanan dan gaya, seperti Saroong & Black Shirt, No Collar & Essential Cargo Jacket, dan Tsuno Pop Bag. Setiap item dirancang dengan perhatian terhadap detail untuk memastikan pengguna merasa nyaman sepanjang hari.

Nyamanya berusaha untuk menciptakan pakaian yang bukan hanya enak dipakai tetapi juga fashionable, sehingga konsumen tidak perlu memilih antara kenyamanan dan gaya. Harga produk-produk dari Nyamanya juga relatif terjangkau, mulai dari Rp98.000 hingga Rp568.000, menjadikannya pilihan yang menarik bagi mereka yang mencari keseimbangan antara kualitas dan harga.

2.   WHITE NOISE FM

Dalam dunia streetwear, tren gorpcore mulai mendapatkan perhatian di Indonesia. Gorpcore adalah gaya fesyen yang berasal dari konsep pakaian untuk kegiatan outdoor, tetapi dipakai sebagai bagian dari gaya kasual karena fungsionalitas dan ketahanannya.

Tren ini memadukan elemen-elemen seperti jaket tahan air, celana kargo, dan sepatu hiking ke dalam pakaian sehari-hari. Merek-merek internasional seperti Arc’teryx, Patagonia, dan Nike ACG adalah contoh dari brand yang sering diasosiasikan dengan gaya gorpcore ini.

WHITE NOISE FM adalah salah satu merek lokal yang merespons tren gorpcore dengan cara yang unik. Didirikan pada tahun 2020, WHITE NOISE FM membawa pendekatan yang tidak konvensional dalam desain pakaian mereka.

Merek ini menggabungkan unsur-unsur fungsionalitas dari pakaian outdoor dengan estetika streetwear, menciptakan pakaian yang nyaman dipakai sehari-hari namun tetap memiliki tampilan yang menarik.

Produk-produk brand streetwear local dari WHITE NOISE FM mencakup berbagai jenis pakaian mulai dari kaos, topi, hingga denim dengan detail unik seperti sliced washed & raw denim, serta sabuk kulit. Salah satu produk yang paling menonjol dari WHITE NOISE FM adalah Slant Zip Pullover Hooded Jacket dan Briged Hooded Gilet.

Keduanya terbuat dari bahan Cotton Twill, yang dikenal tahan lama dan nyaman dipakai. Desain produk ini dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi cuaca, namun tetap mempertahankan tampilan modern dan stylish.

Dengan kisaran harga mulai dari Rp299.000 hingga Rp999.000, WHITE NOISE FM menawarkan pilihan pakaian berkualitas yang fungsional sekaligus stylish. Ini menjadikannya favorit di kalangan penggemar streetwear yang mencari sesuatu yang berbeda dari yang lain.

Baca Juga : Temukan Pesona Street Style Fashion yang Memikat

3.   MANKIND

MANKIND adalah brand streetwear lokal yang dikenal dengan pendekatan inovatifnya dalam memadukan gaya dengan bahan dan permainan layer yang unik. Setiap produk MANKIND dirancang untuk mencerminkan identitas yang kuat dan orisinalitas. Ini tercermin dalam penggunaan bahan-bahan berkualitas tinggi serta permainan pola dan warna yang berani.

Merek ini menonjolkan kekuatan pada detail dan kualitas, menciptakan pakaian yang tidak hanya modis tetapi juga tahan lama dan nyaman dipakai. MANKIND menawarkan berbagai macam pakaian, mulai dari kemeja santai yang dirancang untuk kenyamanan sehari-hari. Hingga pakaian rajut berbulu halus yang memberikan sentuhan mewah pada tampilan casual.

Selain itu, mereka juga menyediakan jaket dan bawahan dengan standar tailor yang menekankan pada detail dan potongan yang sempurna. Koleksi aksesori dari MANKIND juga mencakup berbagai item yang dirancang untuk melengkapi tampilan keseluruhan, seperti sabuk, topi, dan tas yang dibuat dengan bahan berkualitas tinggi dan desain yang modern.

Salah satu keunikan dari MANKIND adalah pendekatan mereka dalam merilis koleksi. Seperti merek internasional, MANKIND merilis koleksinya berdasarkan musim, dengan SS untuk koleksi musim semi/musim panas dan FW untuk koleksi musim gugur/dingin.

Setiap koleksi menghadirkan tema yang berbeda, dengan fokus pada inovasi dan kreativitas yang terus-menerus berkembang. Hal ini memungkinkan MANKIND untuk selalu menawarkan sesuatu yang baru dan menarik bagi pelanggan mereka. Sambil terus mendorong batas-batas desain dan ekspektasi konsumen.

Harga produk-produk brand streetwear local dari MANKIND berkisar dari Rp179.600 hingga Rp1,52 juta. Ini mencerminkan kualitas dan eksklusivitas setiap item yang mereka tawarkan. Dengan pendekatan yang berfokus pada detail, kualitas, dan inovasi. Brand streetwear local MANKIND telah berhasil membangun reputasi sebagai salah satu merek streetwear lokal yang paling dihormati. Ini juga menawarkan pakaian yang tidak hanya fashionable tetapi juga memiliki nilai artistik yang tinggi.

Brand Streetwear Dunia yang Mendominasi Tren Global

Brand Streetwear Dunia yang Mendominasi Tren Global

Beberapa merek streetwear terkenal di dunia banyak didirikan oleh para penggiat olahraga aksi atau seniman jalanan. Kultur jalanan seperti musik hip-hop, punk, skateboard, surfing, hingga seni jalanan seperti graffiti, semuanya berperan dalam mempengaruhi dan menginspirasi perkembangan streetwear hingga menjadi sebesar sekarang.

Dalam dunia fashion, streetwear merujuk pada berbagai jenis pakaian yang sering dikenakan di jalanan, yang cenderung kasual dan nonformal. Seiring meningkatnya popularitas gaya hypebeast, berikut ini adalah tujuh merek streetwear terkenal yang banyak menarik perhatian para penggemar fashion di dunia:

1.   WTAPS 

Merek ini dimulai di Harajuku, Tokyo pada tahun 1993. Terinspirasi oleh berbagai gaya di sana, Tetsu Nishiyama, yang dikenal sebagai TET, akhirnya mendirikan label pakaian WTAPS pada tahun 1996. Clothing line ini berakar pada kehidupan sehari-hari dengan konsep “menempatkan segala sesuatu pada tempatnya.”

2.   Carhartt WIP 

Siapa sangka bahwa sebuah merek yang awalnya dibuat untuk seragam pekerja di Amerika pada tahun 1800-an, kini telah berkembang menjadi streetwear kelas dunia. Diluncurkan pada tahun 1994, Carhartt WIP (singkatan dari ‘Work In Progress’) telah bertransformasi menjadi salah satu merek streetwear terbesar di dunia.

3.   Off-White 

Diluncurkan pada 2013, Off-White menghadirkan desain bergaya urban yang dikemas dalam konsep yang mewah. Virgil Abloh adalah pendiri sekaligus direktur kreatif di balik Off-White. Sebelum mendirikan Off-White, Virgil bekerja sebagai konsultan kreatif untuk Kanye West pada tahun 2002. Pada 2009, ia mulai berkarir di dunia mode saat magang bersama Kanye di rumah mode Fendi. Setelah mendirikan dan menutup label Pyrex pada 2013, Virgil mendirikan Off-White.

Baca Juga : Temukan Pesona Street Style Fashion yang Memikat

4.   BAPE 

Merek streetwear dari Tokyo, Jepang ini terinspirasi dari film populer Planet of the Apes, yang melahirkan nama “A Bathing Ape” atau BAPE. Nigo, pendiri A Bathing Ape, menciptakan produk fashion ikonik seperti “Ape Head”, “Bape Camo”, “Shark Hoodie”, dan “Baby Milo”. Popularitas A Bathing Ape menarik perhatian pecinta fashion global dan menjadikannya ikon streetwear Jepang.

5.   A COLD WALL

Didirikan pada tahun 2015, merek ini menciptakan konsep figuratif yang terinspirasi dari kehidupan sehari-hari manusia. Samuel Ross, pemilik merek asal Inggris ini, sangat memperhatikan kurasi produk. Merek ini menawarkan pakaian dasar seperti t-shirt logo yang dibuat dengan tangan dan diwarnai secara khusus oleh perancangnya. A COLD WALL* dengan cepat menjadi populer dan menjadi salah satu merek streetwear revolusioner dan tren dunia.

6.   Stüssy 

Pada tahun 1980, Shawn Stussy menandatangani papan selancar buatannya dengan marker, yang kemudian menjadi logo resmi Stüssy. Ia memperluas bisnisnya dengan menjual berbagai jenis pakaian dan membuka toko-toko pada tahun 1990-an, yang kemudian mencapai kesuksesan besar. Stüssy menjadi merek streetwear yang sangat berpengaruh di dunia fashion dan disukai oleh banyak orang.

Baca Juga : 8 Topi Streetwear yang Harus Dimiliki di Tahun

7.   Supreme 

Supreme dikenal dengan logonya yang berbentuk kotak merah dengan tulisan Futura Heavy Oblique di dalamnya. James Jebbia adalah pendiri di balik kesuksesan Supreme, yang diluncurkan pada tahun 1994 dan sangat erat kaitannya dengan kultur skateboard.

Selain peralatan skateboard, Supreme juga menyediakan berbagai produk fashion seperti kaos, kemeja, celana, jaket bomber, sweater, hoodie, dan lain-lain. Supreme sering berkolaborasi dengan merek-merek terkenal lainnya.

Seperti Vans, Nike, Timberland, Levi’s, Comme des Garçons, dan The North Face, menghasilkan produk berkualitas tinggi yang umumnya diproduksi terbatas dan menjadi incaran penggemar streetwear untuk dikoleksi.

Brand streetwear dunia telah berkembang jauh dari akar budaya jalanan menjadi sebuah fenomena global yang terus memengaruhi dunia fashion. Merek-merek seperti WTAPS, Carhartt WIP, Off-White, dan Supreme, yang dimotori oleh inovasi dan kreativitas, telah berhasil menciptakan produk-produk yang tidak hanya mengikuti tren.

Tetapi juga membentuk budaya. Dengan terus berkolaborasi dan berinovasi, merek-merek ini memastikan bahwa brand streetwear dunia tetap relevan dan terus menarik perhatian penggemar fashion di seluruh dunia.