Dalam dunia fashion, ada banyak sekali istilah yang digunakan untuk menyebut kondisi barang siap jual. Salah satunya adalah istilah preloved, preloved merupakan istilah yang merujuk pada barang bekas berkualitas, barang pre owned, atau barang secondhand. Belakangan ini, jenis barang ini cukup banyak diminati di pasaran karena harganya yang terjangkau dan kondisinya yang masih bagus.
Pengertian Barang Preloved
Dalam Bahasa Inggris, “preloved” dapat diartikan sebagai “bekas”. Dalam Oxford Dictionary, barang preloved adalah barang yang pernah dimiliki oleh seseorang sebelumnya dan akan berpindah tangan. Preloved juga dapat didefinisikan sebagai:
- Barang yang tidak diperoleh melalui pembelian pertama, sudah pernah dibeli orang lain dan digunakan.
- Bisa juga diartikan sebagai barang yang sudah pernah dibeli oleh seseorang namun belum pernah digunakan.
- Ada juga yang menyebut preloved sebagai produk layak pakai.
- Sebagian lainnya menyatakan bahwa preloved adalah barang bermerk second. Meskipun sebenarnya, barang ini tidak harus bermerk.
Pengertian preloved sangatlah luas dan tidak terbatas pada 1 arti saja karena standar preloved setiap orang berbeda. Namun, intinya kita dapat mengartikan bahwa barang preloved adalah barang bekas berkualitas yang masih layak pakai dan punya nilai jual tiggi.
Kategori preloved sendiri sangat beragam. Mulai dari pakaian, tas, jaket, sepatu, buku, skincare, accessories fashion, dan lain sebagainya.
Perbedaan Preloved dengan Barang Bekas Biasa dan Thrift
Jika dilihat dari substansi utamanya, ketiga barang ini sama. Sama-sama merupakan barang bekas atau secondhand. Namun, ternyata ada beberapa poin yang membedakan ketiganya. Jika dibandingkan dengan barang second biasa, kualitas preloved ini jauh lebih tinggi karena biasanya berasal dari barang bermerk yang harga barunya tinggi di pasaran. Preloved ini juga merupakan barang bekas yang jarang dipakai, sehingga kualitasnya masih sangat terjamin.
Jadi, barang preloved merupakan barang berkualitas tinggi yang bisa didapatkan dengan harga yang lebih terjangkau. Preloved ini biasanya dijual secara online atau melalui bazar khusus. Sementara itu, barang thrift merupakan barang bekas yang diimpor dari luar negeri. Karena merupakan bekas pakai orang dari luar negeri, dan biasanya diimport karungan. Keamanan, kualitas, dan kebersihan produk ini tidak terjamin.
Produk thrift biasanya merupakan campuran, jadi tidak hanya berasal dari 1 orang saja. Beda dari preloved yang biasanya merupakan barang koleksi pribadi.
Keuntungan Membeli Barang Preloved
Meskipun bukan barang baru, tapi produk preloved ini sangat diminati oleh orang-orang lho. Berikut ini ada beberapa keuntungan membeli preloved product:
Kualitas Terjamin
Seperti yang telah kita bahas sebelumnya, preloved merupakan barang bekas yang berkualitas. Barang ini jarang dipakai oleh pemilik sebelumnya sehingga kualitasnya masih terjamin dan tidak mengalami penurunan yang signifikan.
Preloved biasanya berupa koleksi pribadi seseorang yang dijual karena sudah tidak terpakai atau ingin dijual untuk kegiatan amal. Kondisinya biasanya no-minus dan masih sangat layak pakai. Bahkan karena kualitasnya yang terjamin, banyak orang menjulukinya sebagai preloved like new (bekas seperti baru).
Harga Terjangkau
Keuntungan kedua membeli produk preloved adalah harganya yang lebih terjangkau dibandingkan membeli barang baru yang sama. Penurunan harganya bisa sampai 50% atau lebih, tergantung jenis barang dan trend. Tentu saja, kamu bisa lebih hemat uang jika membeli produk preloved yang dijual secara offline ataupun online.
Nah, itulah beberapa pembahasan seputar preloved. Tertarik membelinya?
