by admin | Jul 23, 2023 | Blog

Sumber Gambar
Ketika berbicara tentang kemeja pria, ada satu detail kecil yang sering kali diabaikan, yaitu kancing. Meskipun terlihat sederhana, kancing pada kemeja pria memiliki peran penting dalam penampilan keseluruhan. Dalam artikel ini, kita akan mengenal berbagai jenis kancing kemeja pria, peran mereka dalam menambahkan gaya pada pakaian, serta tips penting untuk perawatan kancing kemeja. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang kancing pada kemeja pria, kita dapat meningkatkan penampilan dan percaya diri kita dalam berbusana.
Jenis Kancing pada Kemeja Pria
Kancing memiliki jenis yang berbeda dan juga memiliki fungsi yang berbeda, tidak semua kancing untuk menggabungkan kemeja saat digunakan, ada juga yang hanya sebagai pemanis atau berfungsi agar kemeja tetap terlihat rapi.
Kancing pada kemeja pria dapat dibedakan menjadi dua jenis utama: kancing biasa dan kancing button-down.
Kancing Biasa
Kancing biasa adalah jenis kancing yang umum ditemukan pada bagian depan kemeja. Biasanya terbuat dari plastik atau logam, kancing biasa memberikan tampilan yang formal dan klasik. Mereka memberikan pilihan untuk mengunci kemeja dengan cara manual dan memberikan fleksibilitas bagi pemakai dalam mengatur kenyamanan dan gaya penampilan mereka.
Kancing Button-Down
Kancing Button-Down terdapat pada kerah kemeja dan memiliki fungsi khusus. Mereka dirancang untuk mengunci kerah agar tetap rapi dan terlihat bagus. Kancing Button-Down memberikan tampilan yang lebih santai namun tetap terlihat rapi. Mereka menambahkan sentuhan khas pada kemeja dan cocok untuk gaya kasual maupun semi-formal.
Material dan Warna Kancing Kemeja Pria
Selain memiliki fungsi yang berbeda, kancing juga memiliki material dan warna yang berbeda. Penggunaan material pada kancing akan di sesuaikan dengan desain kemeja atau baju yang akan dibuat. Material dan warna kancing juga memiliki peran penting dalam menambahkan gaya pada kemeja pria.
Material Kancing
Kancing pada kemeja pria umumnya terbuat dari plastik, logam, atau bahan alami seperti kayu atau tanduk. Kancing logam memberikan kesan yang lebih elegan dan berkelas, sementara kancing plastik lebih praktis dan tahan lama. Kancing kayu atau tanduk memberikan tampilan yang lebih alami, kasual, dan ramah lingkungan.
Warna Kancing
Pilihan warna kancing juga mempengaruhi penampilan kemeja. Kancing dengan warna yang serasi dengan warna kemeja dapat meningkatkan koherensi tampilan keseluruhan. Warna kancing yang umum adalah putih, hitam, cokelat, dan abu-abu. Namun, tidak ada batasan dalam pemilihan warna kancing. Beberapa pilihan yang lebih berani seperti kancing berwarna terang atau kancing dengan warna kontras dapat memberikan tampilan yang menarik dan personal.
Detil Desain Kancing
Desain kancing pada kemeja pria dapat memberikan sentuhan unik pada penampilan. Oleh karena itu detil pada desain kancing bermacam-macam dan disesuaikan dengan kebutuhan desain baju yang akan dibuat. Detail kancing ini akan menentukan desain dari kemeja atau baju yang akan dibuat. Berikut ini beberapa detail pada kancing yang biasa digunakan.
Kancing Tunggal atau Ganda
Kancing tunggal adalah pilihan yang umum dan sederhana, terdiri dari satu baris kancing di depan kemeja. Mereka memberikan penampilan yang bersih dan minimalis. Di sisi lain, kancing ganda atau double-breasted memiliki dua baris kancing yang tumpang tindih. Kancing ganda memberikan tampilan yang lebih formal, elegan, dan sering digunakan pada kemeja formal atau jas.
Bentuk Kancing
Selain itu, bentuk kancing juga dapat bervariasi. Ada kancing bulat, kancing persegi, kancing oval, dan masih banyak lagi. Pilihan bentuk kancing dapat menghadirkan nuansa yang berbeda dalam tampilan keseluruhan. Misalnya, kancing bulat memberikan kesan yang lebih lembut dan klasik, sementara kancing persegi memberikan kesan yang lebih modern dan tegas.
Tips Perawatan Kancing Kemeja
Perawatan yang baik terhadap kancing kemeja pria sangat penting untuk menjaga penampilan dan umur panjang kemeja kesayangan kita. Berikut adalah beberapa tips perawatan yang dapat diikuti:
- Hindari mencuci kemeja dengan kancing terpasang secara kasar. Kancing dapat terjepit, rusak, atau melenting saat terkena gesekan kuat selama proses pencucian.
- Sebaiknya lepas kancing sebelum mencuci kemeja. Ini akan mencegah kerusakan pada kancing atau kemeja saat dalam mesin cuci.
- Pastikan kancing dikeringkan dengan baik sebelum dipasang kembali pada kemeja. Kancing yang basah atau lembap dapat menyebabkan pembusukan atau perubahan warna pada bahan kancing.
Kancing kemeja pria mungkin terlihat sebagai detail kecil, tetapi mereka memiliki peran penting dalam tampilan dan gaya. Dengan memahami berbagai jenis kancing pada kemeja pria, material dan warnanya, serta detil desainnya, kita dapat menciptakan tampilan yang sesuai dengan gaya dan kesempatan yang dihadapi. Perawatan yang baik terhadap kancing juga penting agar tampilan kemeja tetap terjaga dengan baik. Jadi, jangan abaikan detail kecil ini, karena kancing pada kemeja pria dapat membuat perbedaan yang signifikan dalam penampilan kita.
by admin | Jul 22, 2023 | Blog

Sumber Gambar
Sablon adalah teknik yang digunakan untuk memberikan variasi gambar, tulisan, atau desain lainnya pada permukaan kaos & media lainnya supaya tampilannya lebih eksklusif dan atraktif. Jika dilihat dari teknik dan bahan sablon yang digunakannya, jenis sablon banyak sekali lho. Diantaranya adalah sablon DTG (Direct to Garment) dan sablon plastisol!
Lalu apa perbedaan antara keduanya? Yuk, cari tahu jawabannya pada ulasan di bawah ini!
Perbedaan Sablon DTG dan Plastisol Berdasarkan Pengertiannya
Pengertian Sablon DTG
DTG atau Direct to Garment adalah jenis sablon digital yang dapat langsung diaplikasikan pada permukaan kain. Sablon jenis ini tidak membutuhkan alat-alat khusus seperti alat sablon pada umumnya, misalnya screen printing dan juga tinta sablon khusus. Sablon DTG ini akan memberikan hasil yang lebih smooth, lantaran bagian sablon akan terasa lebih menyatu dengan permukaan kain.
Jika diibaratkan, model sablon ini mirip seperti printing diatas kertas, hanya saja media yang digunakannya adalah kain. Melalui metode ini, proses sablon akan jadi jauh lebih praktis karena bisa dilakukan sekali jalan. Prosesnya pun lebih cepat dan hasil sablonnya terlihat lebih sempurna (layaknya hasil printing).
Untuk proses pengerjaannya bisa dimulai dari tahap pretreatment kain, kemudian kain yang akan melalui proses printing sesuai dengan desain yang diinginkan, terakhir digunakanlah alat heat press agar hasil printing jadi lebih sempurna.
Untuk printer yang kerap digunakan dalam proses sablon ini ada printer DTG A3 Super, Printer New Era, dan sejenisnya. Mengingat konsepnya yang digital dan modern, pengoperasiannya dilakukan dengan menggunakan komputer. Jadi, operatornya harus punya keahlian mengoperasikan komputer sekaligus keahlian desain dan digital printing.
Namun, dibandingkan dengan sablon manual harga sablon DTG ini biasanya lebih mahal. Ia juga kurang cocok untuk percetakan massal dalam jumlah banyak dan tidak semua jenis kain cocok untuk sablon ini. Kain yang paling cocok hanyalah kain katun.
Pengertian Sablon Plastisol
Sablon plastisol adalah sablon manual yang masih menggunakan screen printing dan tinta plastisol yang oil based (berbasis minyak). Mengingat tintanya oil based, proses sablon ini jauh lebih lama karena tintanya lebih sulit mengering. Sablon plastisol ini punya karakteristik yang unik, dimana sablonnya agak timbul, ia tahan lama, dan bisa dimodifikasi.
Kesimpulan: Perbedaan Sablon DTG dan Plastisol Lainnya
Dari segi teknik yang digunakan, keduanya sudah pasti punya perbedaan yang signifikan. Sablon DTG adalah sablon digital yang dicetak dengan printer yang dioperasikan menggunakan komputer. Sementara itu, sablon plastisol adalah sablon manual yang dicetak menggunakan screen dan tinta plastisol (tinta berbasis minyak).
Untuk kualitasnya, keduanya sama-sama bagus. Namun, hasil sablon DTG akan terlihat lebih menyatu dengan permukaan kain. Sementara itu, pilihan warna dan desain sablon DTG pun juga beragam dan bisa digunakan untuk mencetak desain beresolusi tinggi.
Dari segi prosesnya, proses sablon DTG bisa dilakukan dalam sekali jalan. Sedangkan, dalam sablon plastisol ada serangkaian proses sablon yang harus kamu lewati.
Media kain, sablon DTG tidak cocok digunakan untuk semua jenis kain, ia hanya cocok diaplikasikan pada kain berbahan katun atau kain-kain berbahan tipis lainnya. Sementara itu, sablon plastisol lebih cocok untuk beragam jenis kain.
Berdasarkan jumlah order, sablon plastisol biasanya memiliki minimum order jadi lebih cocok untuk sablon massal. Sementara sablon DTG lebih cocok untuk order satuan atau dalam jumlah kecil.
by admin | Jul 22, 2023 | Blog

Sumber Gambar
Kemeja merupakan salah satu pilihan yang populer dalam dunia fashion untuk menciptakan penampilan yang rapi dan profesional. Salah satu jenis kemeja yang cukup terkenal adalah kemeja berbahan American Drill. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang kemeja American Drill, dari karakteristik dan keunggulannya hingga cara memadupadankan dengan gaya busana lainnya. Dengan pengetahuan yang lebih mendalam tentang kemeja berbahan American Drill, kita dapat membuat pilihan yang tepat untuk penampilan yang stylish dan berkelas.
Mengenal apa itu Kemeja American Drill
Kemeja berbahan American Drill merupakan jenis kemeja yang terbuat dari bahan drill berkualitas tinggi. Drill adalah bahan kain yang padat dan kuat, terbuat dari serat alami seperti katun atau serat sintetis seperti polyester. Kemeja dengan bahan American Drill dikenal karena kekuatan dan ketahanannya yang baik, serta tampilan yang elegan.
Keunggulan Kemeja Berbahan American Drill
Kemeja dengan bahan American Drill memiliki beberapa kelebihan yang membuat kemeja dengan bahan satu ini banyak diminati oleh berbagai kalangan. Berikut ini beberapa kelebihan kemeja dengan bahan American Drill.
- Daya Tahan yang Tinggi: Kemeja berbahanAmerican Drill memiliki ketahanan yang luar biasa terhadap kerusakan dan keausan. Hal ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk penggunaan sehari-hari atau bahkan untuk kegiatan yang lebih intens seperti pekerjaan di lapangan.
- Kualitas Bahan yang Unggul: Bahan drill pada kemeja berbahan American Drill memiliki struktur yang rapat dan padat, memberikan tampilan yang rapi dan terlihat lebih berkualitas.
- Kenyamanan dan Sirkulasi Udara: Meskipun bahan drill padat, kemeja berbahan American Drill tetap nyaman untuk dikenakan karena memiliki sirkulasi udara yang baik. Hal ini menjaga suhu tubuh tetap nyaman bahkan dalam cuaca yang panas.
- Tahan Bercak: Kemeja berbahan kain American Drill juga tahan terhadap noda dan kotoran, sehingga lebih mudah dalam perawatannya dan tetap terlihat segar sepanjang hari.
Paduan Gaya dengan Kemeja Berbahan American Drill
Selain memiliki kelebihan dari daya tahan dan kenyamanannya, kemeja berbahan American Drill juga memili berbagai desain yang bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan baik itu formal dan juga kasual.
- Formal: Untuk suasana yang lebih formal, kemeja berbahan American Drill dapat dipadukan dengan celana panjang berpotongan klasik dan sepatu formal. Tambahkan aksesori seperti ikat pinggang dan jam tangan untuk menambahkan sentuhan elegan pada penampilan.
- Kasual: Untuk suasana yang lebih santai namun tetap stylish, kemeja berbahan American Drill dapat dipadukan dengan celana chinos atau jeans. Lengkapi dengan sepatu sneakers atau sepatu kasual untuk menciptakan tampilan yang kasual namun tetap terlihat rapi.
Perawatan Kemeja Berbahan American Drill
Untuk memastikan kemeja dengan bahan American Drill tetap terlihat baik dan awet Anda harus memahami bagaimana cara merawatnya, ada beberapa cara yang bisa Anda ikuti agar kemeja berbahan American drill tetap awet dan terlihat rapi, perhatikan beberapa tips perawatan berikut:
- Cuci dengan cara yang tepat: Ikuti petunjuk pada label perawatan untuk mencuci kemeja dengan American Drill. Hindari mencuci dengan air panas dan hindari penggunaan pemutih yang keras.
- Setrika dengan suhu yang sesuai: Setrika kemeja berbahan American Drill dengan suhu yang sesuai agar tetap rapi dan terlihat segar.
- Gantung dengan baik: Setelah dicuci dan disetrika, gantung kemeja berbahan American Drill dengan baik untuk menghindari kusut dan menjaga bentuknya.
Kemeja American Drill merupakan pilihan yang sempurna bagi mereka yang menginginkan kemeja dengan kualitas, kekuatan, dan tampilan yang elegan. Dengan karakteristik bahan drill yang padat, kemeja ini memberikan kenyamanan, keawetan, dan gaya yang tak tertandingi. Dalam memadupadankan dengan gaya busana lainnya, kemeja dengan bahan American Drill dapat memberikan sentuhan formal atau kasual yang sesuai dengan suasana. Dengan memperhatikan perawatan yang baik, kemeja dengan bahan American Drill akan tetap terlihat seperti baru dan menjadi pilihan yang tepat untuk penampilan yang stylish dan berkelas.
by admin | Jul 21, 2023 | Blog

Sumber Gambar
Diantara banyaknya teknik sablon modern yang saat ini banyak digunakan, sablon plastisol dan sablon polyflex adalah dua jenis sablon yang paling populer. Lalu, apa perbedaan antara keduanya, dan bagus mana sablon polyflex dan plastisol? Yuk, cari tahu jawabannya pada ulasan di bawah ini!
Sablon Plastisol
Pengertian Sablon Plastisol
Sablon plastisol adalah jenis sablon yang menggunakan tinta berbasis minyak (oil based). Sablon plastisol ini merupakan salah satu jenis sablon terbaik dengan standar kualitas internasional. Tinta yang digunakan biasanya terbuat dari campuran resin Polyvinyl Chloride (PVC) dan plasticizer. Tinta ini akan memberikan hasil yang lebih bagus jika diaplikasikan pada kain berwarna gelap. Biasanya, proses sablon ini dilakukan secara manual menggunakan screen printing.
Kelebihan Sablon Plastisol
- Tinta sablonnya tahan lama, hampir menyerupai gambar asli dengan adanya efek warna yang berkualitas tinggi, daya tahan baik, warna lembut & tidak mencolok, warna-warna tinta sablon akan terlihat lebih cerah (tidak kusam).
- Daya tahannya sangat baik, hasil sablon tidak akan mudah mengelupas sekalipun sudah dicuci berulang kali.
- Hasil sablonnya terlihat mengkilap dan memiliki kesan 3D karena permukaan sablonnya agak timbul.
- Tinta oil based yang digunakannya tidak mudah mengering, jadi jika ada kesalahan penyablonan Anda bisa menghapusnya dengan cepat.
- Perawatan sablon ini tidak sulit.
- Cocok untuk sablon dengan detail yang rumit, terutama desain yang rapat dan kecil-kecil lantaran hasilnya lebih mendetail.
Kekurangan Sablon Plastisol
- Harganya lebih mahal dibandingkan dengan sablon rubber.
- Tidak tahan dengan panas tinggi dari setrika karena akan mudah mengelupas.
- Merupakan salah satu jenis sablon yang cukup eksklusif sehingga tidak semua tempat sablon menyediakan jasa sablon plastisol ini.
- Ada minimum ordernya, sehingga lebih cocok untuk produksi sablon massal bukan sablon satuan.
- Proses pengerjaan yang lebih lama karena tinta sablonnya tidak cepat mengering. Kurang cocok untuk pesanan urgent.
Sablon Polyflex
Pengertian Sablon Polyflex
Sablon polyflex adalah sablon yang menggunakan bahan utama dari stiker atau vinyl polyflex yang kemudian akan ditempelkan pada kain menggunakan mesin press bersuhu tinggi. Sablon polyflex ini adalah salah satu jenis sablon digital yang cocok digunakan untuk sablon satuan.
Kelebihan Sablon Polyflex
- Hasil sablonnya lebih elastis sehingga lebih awet, kuat, dan bisa menempel dengan baik pada permukaan kaos.
- Hasil sablonannya lebih rapi.
- Proses pengerjaan lebih cepat, jadi bisa ditunggu.
- Cocok untuk pesanan dalam jumlah kecil atau satuan.
- Tidak membutuhkan perawatan khusus.
Kekurangan Sablon Polyflex
- Varian warna dan ukuran sablonnya terbatas.
- Bahan vinyl polyflex yang digunakan untuk proses sablon harganya lebih mahal, hal ini tentu saja akan sangat mempengaruhi harga akhir sablonnya.
- Hanya bisa diaplikasikan menggunakan mesin press khusus yang harganya juga mahal.
Kesimpulan: Bagus Mana Sablon Polyflex dan Plastisol?
Sablon plastisol dan sablon polyflex adalah 2 jenis sablon yang diproduksi dengan teknik dan bahan yang berbeda, jadi karakteristik hasil sablonnya pasti berbeda juga. Setelah membandingkan kelebihan dan kekurangan diantara keduanya, kita dapat menyimpulkan beberapa hal.
Sablon plastisol lebih cocok digunakan untuk sistem pesanan sablon dalam jumlah massal karena memiliki minimum order. Sablon ini juga lebih cocok diterapkan pada kain berwarna gelap, hasilnya pun mengkilap dan terkesan agak timbul.
Sementara itu, sablon polyflex sangat cocok untuk sistem pesanan satuan (tanpa minimal order). Hasil sablonnya lebih elastis, namun harganya lebih mahal.
by admin | Jul 21, 2023 | Blog

Sumber Gambar
Pakaian Dinas Lapangan (PDL) merupakan pakaian khusus yang digunakan oleh petugas dalam menjalankan tugas di luar ruangan. PDL memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan dan kenyamanan saat berada di lapangan. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi performa PDL adalah pemilihan bahan yang tepat. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi berbagai jenis bahan yang umum digunakan sebagai bahan baju PDL serta manfaat yang mereka tawarkan. Dengan memahami karakteristik dan kelebihan masing-masing bahan, kita dapat memilih PDL yang sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan kerja petugas lapangan.
Kain Ripstop: Perlindungan Optimal untuk Kondisi Ekstrem
Bahan kain ripstop merupakan salah satu pilihan yang populer dalam pembuatan PDL. Bahan ini dirancang dengan pola serat tambahan yang membantu mencegah robekan lebih lanjut saat terjadi kerusakan pada kain. Beberapa keunggulan kain ripstop antara lain:
- Ketahanan Tinggi: Kain ripstop mampu menahan robekan agar tidak meluas, memberikan perlindungan yang lebih baik saat petugas berhadapan dengan situasi ekstrem di lapangan.
- Ringan dan Cepat Kering: Kain ripstop memiliki bobot yang ringan dan memiliki daya serap kelembapan yang baik, sehingga cepat kering dan nyaman digunakan dalam kondisi yang lembab.
Kain Kanvas: Daya Tahan dan Kehandalan
Kain kanvas juga merupakan bahan populer dalam pembuatan PDL. Bahan kanvas terbuat dari serat alami atau sintetis yang tebal dan rapat. Beberapa keunggulan kain kanvas antara lain:
- Keandalan dan Kekuatan: Kain kanvas memiliki kekuatan yang baik dan tahan terhadap gesekan serta aus. Hal ini membuatnya cocok untuk digunakan dalam situasi lapangan yang membutuhkan daya tahan ekstra.
- Perlindungan Terhadap Noda dan Cuaca: Kain kanvas juga cenderung tahan terhadap noda dan dapat memberikan perlindungan yang baik terhadap cuaca buruk, seperti hujan atau angin kencang.
Kain Polyester: Ringan dan Tahan Lama
Bahan polyester sering digunakan dalam pembuatan PDL karena sifatnya yang ringan, tahan lama, dan mudah dirawat. Beberapa keunggulan kain polyester antara lain:
- Ringan dan Nyaman: Kain polyester memiliki bobot yang ringan dan memberikan kenyamanan saat digunakan dalam aktivitas yang intens di lapangan.
- Tahan Lama: Bahan polyester memiliki kekuatan dan ketahanan yang tinggi terhadap kerusakan dan aus, menjadikannya pilihan yang baik untuk PDL yang digunakan dalam jangka waktu lama.
- Cepat Kering: Kain polyester memiliki daya serap kelembapan yang baik dan cepat kering, menjaga kenyamanan petugas saat terkena keringat atau lingkungan yang lembab.
Kain Twill: Kombinasi Kekuatan dan Kenyamanan
Kain twill sering digunakan dalam pembuatan PDL karena memiliki tekstur yang kuat dan ketahanan yang baik terhadap kerusakan. Beberapa keunggulan kain twill antara lain:
- Kekuatan dan Ketahanan: Kain twill memiliki kekuatan yang tinggi dan tahan terhadap gesekan, menjadikannya pilihan yang baik untuk PDL yang digunakan dalam situasi lapangan yang membutuhkan perlindungan ekstra.
- Kenyamanan: Meskipun kuat, kain twill tetap memberikan tingkat kenyamanan yang baik karena memiliki struktur yang rapat namun tetap fleksibel.
Kain Denim: Klasik dan Tangguh
Kain denim, terkenal karena digunakan dalam pembuatan jeans, juga sering digunakan dalam pembuatan PDL. Beberapa keunggulan kain denim antara lain:
- Ketangguhan dan Perlindungan: Kain denim terkenal karena kekuatannya yang luar biasa, membuatnya mampu menghadapi tekanan dan gesekan yang sering terjadi di lapangan.
- Tampilan Profesional: Selain kekuatan dan ketangguhannya, kain denim juga memberikan tampilan yang profesional dan tangguh pada PDL.
Pentingnya Memilih Bahan Baju PDL yang Tepat
Pemilihan bahan yang tepat dalam pembuatan PDL sangat penting untuk memberikan perlindungan dan kenyamanan yang dibutuhkan oleh petugas lapangan. Kain ripstop, kain kanvas, kain polyester, kain twill, dan kain denim merupakan beberapa contoh bahan yang umum digunakan untuk bahan baju PDL. Setiap bahan memiliki kekuatan dan keistimewaannya sendiri, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan lingkungan kerja petugas.
Dalam memilih PDL, perhatikan faktor keamanan, daya tahan, kenyamanan, dan kepraktisan. Dengan pemahaman yang baik tentang berbagai jenis bahan PDL, kita dapat memastikan bahwa petugas lapangan dilengkapi dengan pakaian yang sesuai dan efektif dalam menjalankan tugas mereka.