8 Jenis Mesin Jahit yang Perlu Kamu Ketahui

by | Jun 19, 2023 | Blog

8 Jenis Mesin Jahit yang Perlu Kamu Ketahui

Sumber Gambar 1

Ingin belajar menjahit pakaian? Kalau iya, kamu harus tahu nih jenis-jenis mesin jahitnya terlebih dahulu supaya lebih mudah membedakannya. Hal ini merupakan salah satu langkah dasar yang harus kamu ketahui terlebih dahulu mengingat setiap jenis mesin jahit pastinya memiliki kegunaan yang berbeda-beda. Nah, berikut ini ada 8 jenis mesin jahit umum yang harus kamu ketahui!

Jenis Mesin Jahit

Jenis Mesin Jahit

Sumber Gambar 2

#1. Mesin Jahit Klasik

Mesin klasik adalah jenis mesin jahit tradisional yang dulu paling umum digunakan. Mesin ini memiliki desain sederhana dan dioperasikan secara manual menggunakan pedal yang digerakkan dengan tangan, jadi pengaturan kecepatannya dilakukan secara manual.

Mesin klasik bisa digunakan untuk melakukan berbagai jenis jahitan dasar dan kerap digunakan untuk menjahit pakaian sehari-hari. Untuk bentuk jahitannya sendiri ada 2 benang sejajar diatas yang dikunci oleh jahitan di bawahnya, jadi bentuknya cukup sederhana.

#2. Mesin Jarum 2 Lantai

Mesin jarum 2 lantai menggunakan dua benang jahit yang bekerja bersamaan dengan sistem feed mechanism sehingga menghasilkan 2 baris jahitan rantai elastis dan tegas. Mesin ini memiliki jarum atas dan bawah sehingga membentuk jahitan yang lebih kuat dan rapi. Mesin ini banyak digunakan dalam industri konveksi untuk jahit bedcover, kaos, pakaian kulit, hingga pakaian dalam.

#3. Mesin Overdeck

Mesin ini digunakan untuk menyempurnakan jahitan sehingga lebih rapi dan tidak mudah robek atau terurai benangnya. Mesin jahit overdeck digunakan untuk menjahit kaos, resleting nilon, hingga krah kaos bagian dalam. Mesin overdeck bisa digunakan untuk jahitan tingkat dasar ataupun tingkat lanjut. Overdeck bekerja dengan kecepatan yang tinggi namun tidak bising.

#4. Mesin Neci

Mesin neci atau yang juga dikenal sebagai mesin tepi lurus, digunakan untuk menjahit tepi kain dengan jahitan yang rapi dan kuat. Mesin ini menggunakan dua benang yang membentuk jahitan lurus di tepi kain. Mesin ini dilengkapi dengan pisau pemotong dan memberikan hasil akhir yang lebih rapi dibandingkan mesin obras.

Mesin neci sering digunakan dalam industri garmen untuk menjahit tepi pakaian, kain rajutan, dan produk tekstil lainnya yang membutuhkan jahitan tepi yang tahan lama dan rapi. Namun, mesin ini sendiri lebih kerap digunakan untuk menjahit kerudung.

#5. Mesin HighSpeed

Sesuai dengan namanya mesin jahit ini beroperasi dengan kecepatan sangat tinggi. Mesin ini juga dikenal sebagai mesin jahit industri dan dirancang khusus untuk produksi massal yang lebih efisien dan waktu yang singkat. Mesin ini dilengkapi dengan motor yang kuat dan dapat menjahit dengan kecepatan yang konsisten dan efisien. Mesin ini banyak digunakan di konveksi-konveksi ataupun garmen.

#6. Mesin Automatic

Mesin automatic adalah jenis mesin jahit yang dilengkapi dengan fitur-fitur otomatis dan komputerisasi. Mesin ini dapat melakukan berbagai pekerjaan jahit, potong, dan sejenisnya dengan hanya menekan tombol atau memilih opsi pada layar komputer.

ini jauh lebih praktis dan sederhana dibandingkan mesin jahit biasa yang harus dioperasikan secara manual oleh operator. Mesin jahit otomatis ini lebih cocok digunakan dalam industri kreatif karena fleksibel dan praktis.

#7. Mesin Obras

Mesin obras adalah jenis mesin jahit yang dirancang khusus untuk menjahit tepi kain dengan jahitan overlock. Mesin ini menggunakan beberapa benang (biasanya empat atau lima) untuk menjahit dan memotong tepi kain secara bersamaan.

#8. Mesin Lubang Kancing

Terakhir, ada mesin jahit khusus untuk membuat lubang kancing pada pakaian atau bahan lainnya. Mesin ini biasanya dilengkapi dengan konfigurasi lainnya yang memungkinkan operator untuk menyesuaikan panjang dan lebar lubang kancing sesuai dengan kebutuhan.

 

Kesimpulan

Setiap jenis mesin jahit memiliki kegunaan dan keunggulannya masing-masing tergantung pada kebutuhan pengguna. Saat ingin memilih mesin jahit yang sesuai, penting untuk mempertimbangkan jenis jahitan yang dibutuhkan, material yang akan digunakan, serta tingkat keahlian dan kecepatan yang diinginkan. Sekian pembahasan kali ini, semoga bermanfaat ya!