Prospek dan Tips Memulai Bisnis Clothing

by | Feb 28, 2023 | Blog

Seiring dengan berkembangnya trend fashion, bisnis clothing pun semakin berkembang dan populer di Indonesia. Bisnis clothing sendiri merupakan bisnis produksi dan jual beli produk fashion.

Bedanya, bisnis dengan segmen clothing line ini menghasilkan produk-produk fashion custom yang unik karena produknya didesain sendiri.

Produknya tidak dijual secara umum atau bebas layaknya produk fashion yang bisa kamu temukan di mall atau toko pakaian biasa. Kamu hanya bisa mendapatkannya melalui outlet brand tersebut atau secara online di e-commerce resminya.

Setiap brand clothing biasanya memiliki keunikan dan karakteristiknya sendiri. Hal inilah yang membuatnya berbeda. Contoh brand clothing yang sukses dan terkenal adalah Erigo dan Cotton Ink!

Daya Tarik Bisnis Clothing di Indonesia


sumber foto

Di Indonesia sendiri trend bisnis fashion yang mengusung konsep clothing line sendiri sudah mulai berkembang di antara tahun 1980-1990. Jadi, clothing line sebenarnya bukanlah konsep bisnis baru.

Meskipun sudah lama ada, ada banyak sekali hal yang mendorong bisnis ini berkembang hingga seperti sekarang.

Ada banyak faktor yang membuat bisnis ini menjadi semakin booming. Salah satunya adalah tingkat permintaannya yang tinggi sehingga segmentasi pasarnya lebih luas.

Baik pria dan wanita dari segala rentang usia menyukai produk-produk clothing ini. Selain dinilai lebih unik dan tidak mudah disamai, produk ini juga memiliki harga yang terjangkau.

Bisnis ini juga bisa jadi sarana untuk mengembangkan kreativitas. Untukmu yang kreatif dan menyukai hal-hal yang berbau seni, kamu bisa menuangkan ide-ide menarikmu dalam bentuk desain produk yang unik.

Kreativitas ini juga menjadi modal tambahan selain uang. Jadi, untuk membuka bisnis clothing kamu membutuhkan kreativitas. Kreativitas inilah yang akan jadi ciri khas produkmu.

Semakin unik produk clothingmu, maka akan semakin tinggi pula peminatnya di pasaran. Potensi dan prospek bisnis clothing ini sangatlah menjanjikan.

Bisnis clothing ini juga banyak dilirik oleh para pebisnis muda dari generasi milenial yang memang lebih akrab dengan trend-trend fashion terbaru.

Daya tarik bisnis ini ada desain model pakaian yang baru dan gambar serta tulisan yang unik di kaos-kaos (T-Shirt). Kreativitas dalam menciptakan desain pakaian, membuat gambar menarik, dan tulisan-tulisan lucu menjadi daya tarik utama produk clothing.

Sebagai referensi untuk tulisan unik T-Shirt, ada salah satu brand clothing yang populer dengan kata-kata unik dan menariknya yakni Joger Bali. Tulisan di T-shirt tersebut terlihat sederhana tapi out of the box. Hal inilah yang menarik minat banyak pembeli.

Selain kreativitas dan modal uang, untuk membangun bisnis ini kamu juga harus pintar membaca minat pasar. Terutama yang berhubungan trend fashion terbaru.

Konsistensi juga sangat dibutuhkan guna mendukung perkembangan bisnis clothing yang kamu rintis.

Bagaimana Cara Memulai Bisnis Clothing Line


sumber foto

Apakah kamu tertarik memulai bisnis ini? Kalau iya, yuk simak cara mudah memulai clothing line business ini!

Kumpulkan Modal

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengumpulkan modal terlebih dahulu. Modal untuk memulai clothing line tidak harus besar karena bisnis ini termasuk salah satu bisnis dengan modal minim.

Besar kecilnya modal akan mempengaruhi konsep bisnis. Kalau modalmu minim, kamu bisa mengakalinya dengan menggandeng berbagai mitra/vendor lain.

Contoh, untuk clothing linemu kamu bisa menggandeng tempat sablon berkualitas.  Atau konveksi yang menyediakan beragam pakaian dan kain serta menerima jahitan custom sesuai permintaan.

Jika modalmu sudah terkumpul banyak, kamu bisa menyediakan alat sablon dan mesin jahit sendiri. Kemudian, seluruh proses produksi bisa dilakukan sendiri. Mulai dari desain hingga finishing.

Untuk sumber modalnya bisa dari diri sendiri terlebih dahulu atau dari investor. Untuk mencari pendanaan tambahan dari investor pastikan kamu membuat proposal bisnis yang memikat dan mencerminkan keunggulan bisnismu.

Lakukan Riset Pasar

Setelah memiliki modal (uang), langkah selanjutnya adalah melakukan riset. Riset ini beragam, bisa seputar riset pasar, manajemen resiko, peluang dan analisis keuntungan, competitor, hingga riset seputar operasional bisnis.

Makin lengkap dan mendalam riset yang kamu lakukan, maka data-data yang terkumpul pun akan lebih akurat. Data inilah yang nantinya digunakan dalam proses perencanaan bisnis.

Buat Perencanaan Bisnis

Tahap perencanaan bisnis clothing line ini sangatlah kompleks karena mencakup seluruh segmen bisnis. Mulai dari sistem operasional hingga sistem pemasarannya.

Desain produk, konsep merk, cara branding, target konsumen, dan hal-hal lainnya seputar produk harus kamu rencanakan dengan baik di awal. Untuk membuat rancangan bisnis yang baik, kamu bisa menggunakan data hasil riset.

Semua jenis bisnis pasti membutuhkan business plan, bukan hanya bisnis clothing saja. Business plan ini bisa dijadikan pedoman ketika menjalankan bisnis sehingga pelaksanaannya tidak hanya berdasarkan “perkiraan” saja

Tentukan Lokasi dan Lengkapi Sarana & Prasarana yang Dibutuhkan

Setelah semua persiapan selesai, selanjutnya kamu harus memikirkan lokasi dan seluruh sarana & prasarana yang dibutuhkan untuk menunjang proses operasional. Untuk lokasi pilihlah lokasi outlet yang strategis jika kamu memutuskan untuk menjualnya secara offline.

Untuk sistem penjualan online, kamu bisa memilih lokasi produksi yang nyaman dengan cost rendah. Untuk mesin produksinya, kamu bisa membelinya sesuai business plan. Kamu bisa memulainya dari skala kecil lalu secara perlahan mengembangkannya.

Pastikan juga kamu menyediakan tempat kerja yang nyaman bagi karyawanmu. Untuk kebutuhan desain, siapkan juga komputer desain yang mendukung.

Rekrut Karyawan

Langkah selanjutnya adalah merekrut karyawan. Untuk jumlahnya beragam sesuai kapasitas produksi dan anggaran gaji bulanan yang kamu miliki.

Setidaknya, berapa karyawan yang perlu kamu rekrut adalah: karyawan produksi, designer graphic, staf pemasaran, dan staf administrasi.

Untuk staf produksi ini mencakup seluruh staf yang berhubungan langsung dengan proses pembuatan barang. Contohnya: sablon, setrika, jahit, finishing, cetak, dan sejenisnya.

Buat Desain dan Tonjolkan Keunikan Produk

Langkah membangun bisnis clothing selanjutnya adalah membuat desain produk. Sesuai dengan konsep clothing line yang memproduksi produk custom, kamu harus menonjolkan keunikan setiap produk.

Pastikan produk yang kamu produksi sesuai dengan minat konsumen potensialmu. Desainnya unik tapi tidak mengganggu fungsionalitasnya (alias berdaya guna).

Kembangkan Bisnis dan Lakukan Pemasaran

Langkah terakhir, setelah bisnismu berjalan dan produkmu mulai meluncur di pasaran. Pastikan kamu selalu berupaya untuk mengambangkan bisnismu dengan melakukan evaluasi setiap saat.

Lakukan juga branding dan pemasaran. Manfaatkan media sosial yang hits seperti Instagram dan TikTok. Kalau perlu, kamu bisa mempekerjakan team creative khusus untuk membuat konten-konten menarik seputar produk.

 

Nah, itulah beberapa pembahasan seputar bisnis clothing. Mulai dari daya tariknya hingga tips untuk memulai clothing line yang simple. Semoga ulasan singkat di atas bermanfaat ya!