kain pdh yang bagus- Tahukah anda seragam kerja PDH dan PDL yang sesuai dengan kebutuhan anda, apakah anda sering mendengar istilah PDL dan PDH?. Lalu apa maksud dari kedua kata tersebut? Dilihat dari asal bahasanya (akronim resmi dalam bahasa Indonesia) PDL sebenarnya adalah singkatan dari kata “Pakaian Dinas Lapangan” sedangkan PDH adalah singkatan dari kata “Pakaian Dinas Harian”

ABRI, TNI, POLRI, SATPAM, PNS, Satpol PP, Dishub, Linmas/Hansip, Pemadam Kebakaran dan dinas lainnya biasanya menggunakan PDL atau PDH dalam menjalankan tugasnya. Seragam kerja konveksi tidak lebih dari sebuah identitas agar lebih mudah dibedakan dengan masyarakat umum atau instansi terkait.

Perbedaan PDL dan PDH

Perbedaan paling mendasar antara PDL dan PDH adalah:

• PDH adalah pakaian yang dirancang untuk dikenakan oleh seseorang dalam melakukan aktivitas sehari-hari di lingkungan kerja, di area tertutup.

• PDL adalah pakaian yang dirancang untuk digunakan saat menjalankan tugas di bidang yang sebagian besar berkaitan dengan kegiatan lapangan dan sejenisnya

Pakaian resmi yang dikenakan oleh berbagai instansi biasanya juga dilengkapi dengan pakaian resmi lainnya seperti sepatu PDH/PDL, kaos kaki PDH/PDL, ikat pinggang atau ikat pinggang, rim joint, blood hoop, topi hewan peliharaan, topi dan aksesoris lainnya.

Karena dibuat untuk tujuan yang berbeda, kain yang digunakan untuk membuat PDH dan PDL secara umum juga memiliki beberapa perbedaan, meskipun beberapa dapat digunakan untuk keduanya.

Dalam produksi seragam kerja, ruang lingkup penggunaan kain bor ini cukup luas baik untuk seragam kantor internal maupun kemeja lapangan.

Kain PDH bisa lebih halus untuk memberikan kesan bersih dan elegan. Kemeja ini juga memiliki saku, kerah dan bahkan kancing di bagian depan. Ada juga PDH lengan panjang dan pendek dengan logo perusahaan terkait. Hal ini memudahkan masyarakat untuk mengidentifikasi lembaga tersebut.

kain pdh yang bagus

Oxford

Ini adalah jenis kain katun dengan campuran kecil Teteron. Secara umum, kain ini dapat diklasifikasikan ke dalam jenis kain yang diperoleh dengan menyilangkan dua benang sehingga membentuk tekstur bertitik. Saat disentuh, terlihat mulus, namun berbeda dengan bahan TC untuk seragam sekolah pada umumnya. Kain Oxford termasuk kain pdh yang bagus karena cukup nyaman dan nyaman dipakai. Tidak panas dan cukup kuat. Biasanya digunakan untuk jas lab dan kemeja kantor.

 

Unione Drill

Ini adalah jenis kain bor AS dengan tekstur yang sedikit kaku tetapi halus. Ini memiliki kain serat sedang yang terdiri dari campuran katun dan poliester. Diklasifikasikan sebagai kain murah di antara varian USA Drill. Kain ini biasa digunakan untuk baju PDH/PDL, jas almamater, jaket kampus dan seragam kantor.

American Drill 1919 (AS)

Jenis USA Drill yang memiliki serat medium. Bahan ini sering dipilih untuk produksi seragam PDH/PDL karena harganya yang terjangkau dan teksturnya yang lembut. Meski tidak sedingin bahan Japan Drill, banyak pelajar dan pekerja kantoran lebih memilih bahan ini untuk seragam dan jaket mereka.

Nagata Drill

Merupakan jenis kain Jepang yang memiliki serat tenun yang cukup tinggi. Bahan jenis ini lebih dingin dari American Drill. Cocok untuk digunakan di tempat dengan iklim tropis indoor dan outdoor. Harganya lebih mahal dari American Drill namun teksturnya lebih lembut dan tidak kaku. Bahan ini kami rekomendasikan jika ingin membuat seragam PDH atau PDL. Di Weva Garment kain ini kami rekomendasikan karena termasuk kain pdh yang bagus

 

Taipan Tropical

Memiliki tekstur dan serat yang hampir sama dengan nagata tetapi memiliki perbedaan harga yang lebih besar. Gunakan bahan ini jika Anda ingin memiliki seragam kantor yang eksklusif dengan bahan yang menarik untuk dikenakan. Bisa dipakai untuk seragam kantor atau jas almamater

Di Weva Garment kalian dapat konsultasikan bahan dan desain kalian untuk membuat seragam pdh dan pdl. 

Cara Merawat Seragam PDH/PDL

Bagi anda yang bekerja di instansi dan memiliki seragam PDL ada baiknya mengetahui cara merawat seragam dinas PDL. Seragam pdl yang sama menggunakan jenis kain yang berbeda dari yang digunakan untuk seragam lainnya. Material yang digunakan biasanya lebih tebal karena digunakan untuk menunjang pekerjaan yang dilakukan di luar area kerja atau di lapangan. Berikut beberapa tips merawat seragam dinas agar awet dan tidak mudah rusak. 

1. Pisahkan pakaian

Saat hendak mencucinya, ada baiknya untuk memisahkan seragam PDL berwarna dari yang putih. Selain itu, pisahkan juga dari pakaian dengan jenis kain lain yang berbeda. Hal ini berguna agar seragam dinas berwarna putih tidak luntur dengan pakaian warna lain dan tidak mudah luntur. Pastikan juga tidak ada pin seperti emblem atau pin dengan lokasi dan nama yang masih menempel di seragam dinas.

 

2. Jenis deterjen

Keluarkan dan bersihkan semua konten yang mungkin ada di dalam saku. Untuk membasahi seragam dinas, gunakan detergen yang berkualitas baik agar warna seragam tetap bagus dan tidak kusam. Jika Anda menggunakan mesin cuci, gunakan deterjen cair yang khusus untuk mesin cuci juga. Hal ini untuk menghindari deterjen yang dapat membentuk gumpalan dan meninggalkan bekas.

 

3. Bersihkan noda

Jika seragam PDL Anda ternoda, bersihkan area yang ternoda sesegera mungkin. Hal ini untuk menghindari noda yang menempel permanen dan sulit dihilangkan. Setelah itu celupkan dan gosok kembali. Perhatikan bagian ketiak dan kerah yang biasanya lebih rentan terkena noda keringat.

 

4. Jangan gunakan pengering

Agar kain PDL tidak mudah rusak, jangan terlalu sering menggunakan pengering atau terlalu sering memeras.

 

5. Keringkan pakaian Anda

Cara merawat pakaian agar tidak membosankan adalah dengan menjemur pakaian dinas dengan bantuan sinar matahari, usahakan untuk membalik pakaian dalam. Sehingga yang akan langsung terkena panasnya matahari adalah bagian dari seragam dinas. Hal ini dilakukan agar warna seragam tidak kusam akibat terlalu sering terpapar sinar matahari.

 

6. Setrika dan lipat dengan rapi

Setrika seragam resmi dengan benar. Hindari menggunakan setrika dengan suhu yang terlalu tinggi, terutama saat menyetrika seragam dinas berwarna. Seragam berwarna, jika terlalu sering disetrika, akan menghasilkan warna cerah yang juga akan aus. Untuk seragam yang memiliki sablon, gunakan lapisan tambahan kain atau kertas di atasnya. Jadi jangan menyetrika bagian tersebut secara langsung.

Cara merawat seragam PDL resmi yang terakhir adalah dengan melipat atau menggantungnya dengan benar dan rapi. Semoga langkah-langkah di atas dapat membantu Anda dalam merawat seragam dinas Anda agar tetap awet.