Jika juragan ingin memesan kaos untuk acara reuni atau sekedar untuk hangout, juragan perlu memilih jenis printing yang akan digunakan. Setiap teknik printing memiliki gaya dan tingkat kerumitannya masing-masing. Dengan begitu banyak jenis sablon pada kaos yang tersedia, bagaimana cara juragan memilih jenis printing yang sesuai kebutuhan?

Jenis printing yang paling populer pada kaos termasuk direct to garment, sublimasi, dan sablon. Teknik seperti guntingan vinil polyflex, perpindahan panas, dan stensil bekerja dengan baik untuk pekerjaan pencetakan skala kecil. Pilihan lain termasuk sablon discharge dan airbrushing juga tersedia.

Source : Weva Garment

Pada artikel ini, juragan akan mendapat sedikit informasi tentang cara kerja sepuluh jenis printing atau sablon kaos paling populer. Juragan juga akan mempelajari metode pencetakan t-shirt mana yang bertahan paling lama dan biaya paling murah. Terakhir, juragan akan menemukan tips cara mencetak kaos sendiri di rumah!

Jenis Printing Atau Sablon Apa yang Dipakai Untuk Kaos?

Juragandapat mencetak di kaos dengan menggunakan teknik yang berbeda seperti mengoleskan tinta langsung ke kain, mengoleskan tinta ke kertas atau transfer yang kemudian menempel pada kain, atau bahkan memotong kertas polyflex yang kemudian dipress dengan suhu tinggi pada kain kaos.

Setiap metode memerlukan beberapa peralatan dan perlengkapan khusus. Beberapa membutuhkan mesin canggih yang mahal, sementara beberapa teknik dapat bekerja dengan persediaan peralatan dasar sederhana. Ini berarti bahwa beberapa jenis printing / sablon mungkin memerlukan biaya awal yang cukup tinggi.

Hal lain yang perlu diingat adalah bahwa beberapa metode bekerja lebih baik pada jenis kain tertentu, seperti poliester dan katun.

Kesimpulannya, metode printing tertentu bekerja dengan baik hanya untuk satu atau dua baju, sementara yang lain membutuhkan begitu banyak persiapan dan modal namun bisa menghasilkan sablon / printing pada banyak baju sekaligus.

Baca terus artikel ini agar juragan mengerti tentang bagaimana cara melakukan printing / sablon dengan berbagai metode.

DTG

DTG adalah singkatan dari direct to garment printing. Juragan mungkin juga kadang-kadang melihat metode lain yang mirip yang disebut DTF, atau direct to fabric. Prosesnya persis seperti namanya yaitu menggunakan printer khusus yang mengoleskan tinta tipis langsung ke kain kaos!

Ini berarti juragan dapat dengan mudah membuat desain apa pun yang dapat juragan cetak di atas kertas. Metode printing ini dapat menggunakan banyak warna, membuat gambar yang rumit, atau bahkan menggunakan foto. Tinta sedikit meresap ke dalam kain kaos, artinya desain terasa lembut saat disentuh alih-alih membentuk lapisan kaku di atas kain. Keuntungan lain dari metode ini adalah juragan dapat dengan cepat menjalankan satu demi satu desain tanpa pengaturan yang rumit.

Jenis Sablon Kaos
Source : Weva Garment

Jadi, apa kelemahan dari metode DTG? Nah, membeli printer DTG yang bagus akan membutuhkan biaya sekitar 150 juta sampai 700 juta. Jadi, jika juragan berencana untuk membuat bisnis kaos, biaya awal ini mungkin sepadan, tetapi jelas, ini bukan pilihan terbaik untuk usaha micro kecil menengah!

Meskipun juragan dapat dengan mudah mengatur dan mengoperasikan printer DTG setelah menguasai dasar-dasar teknologinya, juragan akan memerlukan beberapa pemahaman tentang desain grafis untuk menyiapkan desain di komputer terlebih dahulu.

Tetapi dari semua itu, meskipun desain DTG terlihat sangat keren, warnanya kurang tahan lama atau cenderung cepat pudar.

Sablon Tidak Langsung / Plastisol

Plastisol atau sablon tidak langsung semakin populer di kalangan pengusaha konveksi akhir-akhir ini. Metode ini menggabungkan beberapa dasar teknik sablon dan menggunakan jenis tinta plastisol. Perbedaan utama adalah bahwa juragan perlu menerapkan tinta ke lembar transfer plastisol, bukan langsung ke kain.

Lembar transfer kemudian ditekan dengan suhu panas ke kaos, membuat gambar desain menempel ke kaos dengan kuat.

Kelebihan metode ini hasil akhir sablon sangat detail dan desain tahan lama. Plus, prosedur sablon plastisol lebih mudah daripada sablon biasa. Jika juragan ingin membuka usaha percetakan sablon plastisol, juragan hanya perlu menyediakan komputer untuk mendesain, printer sablon, dan mesin press!

Kelemahan dari metode ini adalah saat juragan melakukan transfer gambar dari lembar transfer ke baju. Jika dilakukan dengan tidak benar, desain akan retak dan terkelupas di kemudian hari. Selain itu, metode ini berfungsi baik untuk pesanan kecil tetapi kurang efektif untuk pesanan massal / jumlah banyak.

Heat Transfer Vinil

Menggunakan vinil transfer panas adalah salah satu metode sablon paling populer untuk para pengusaha garment. Vinil HTV (atau biasanya disebut polyflex) adalah jenis vinil khusus yang memiliki satu sisi dekoratif, dan satu sisi dilapisi dengan perekat yang dipress dengan suhu tinggi. Juragan dapat memotong tulisan, logo, atau bahkan gambar rumit dari vinil, lalu menggunakan suhu panas untuk menempelkan potongan tersebut ke kain.

Meskipun secara teknis bukan metode “pencetakan/printing”, banyak juragan konveksi menggunakan vinil pada dasarnya sebagai pengganti tinta untuk membuat desain yang tahan lama dan menonjol pada kaos. Produksi garment skala besar mungkin akan menggunakan mesin pemotong yang sangat besar untuk membuat desain vinil. Namun, konveksi kecil juga menyukai metode ini karena Anda juga dapat membuat potongan vinil menggunakan mesin pemotong elektronik sederhana seperti Jinka.

Juragan akan menemukan banyak variasi lembar vinil, contohnya polyflex glossy, polyflex beludru, dan polyflex metalik.

Menggunakan Heat Transfer Vinyl memberi juragan banyak fleksibilitas untuk pesanan skala kecil atau bahkan hanya untuk penggunaan pribadi. Jika juragan ingin membuat kaos untuk tim basket sendiri misalnya, juragan hanya perlu memiliki mesin pemotong dan setrika! Jika ingin memulai bisnis kecil, juragan dapat membeli mesin pemotong/cutting dengan ukuran yang lebih besar, dan pastinya mesin press.

Selain biaya awal yang rendah, membuat desain HTV umumnya tidak memakan banyak waktu  dibandingkan dengan banyak metode lainnya. Dan lagi, desain HTV memiliki daya tahan yang lebih baik daripada hampir semua desain cetak.

Kelemahan menggunakan HTV adalah tidak berfungsi dengan baik untuk pesanan massal karena juragan harus memotong HTV berulang kali untuk setiap baju. Juragan juga tidak dapat menggunakan HTV pada kain poliester karena juragan perlu menggunakan mesin press panas untuk mengaktifkan perekat pada vinil.

Heat Press Printing

Pencetakan heat press adalah pilihan yang baik untuk pemula atau UMKM, karena pengerjaan yang mudah namun kualitas kurang bagus. Biasanya, teknik sablon satu ini digunakan untuk produksi dalam skala besar. Contohnya produksi kaos untuk kampanye partai.

Heat press printing menggunakan printer inkjet atau laser untuk mencetak desain dari komputer. Juragan harus mencetak pada jenis kertas khusus yang disebut iron transfer. Kemudian juragan perlu menggunakan setrika atau alat pres panas untuk merekatkan desain ke baju!

Jenis Sablon Kaos
Source : Weva Garment

Metode ini sangat cocok untuk konveksi kecil atau UMKM karena modal awal yang rendah. Ini memungkinkan juragan membuat desain atau foto yang rumit semudah melakukannya di atas kertas. Juragan harus menguasai perangkat lunak desain grafis jika ingin membuat gambar, tetapi juragan juga dapat menggunakan gambar yang ditemukan online atau foto yang juragan jepret di ponsel!

Di sisi lain, heat press printing mungkin tidak tahan lama seperti plastisol atau desain HTV. Biasanya metode ini hasilnya kurang untuk baju dengan warna gelap, karena gambar desain membutuhkan background baju dengan warna terng. Terakhir, cara ini memang membutuhkan panas yang tinggi, jadi juragan tidak bisa menggunakannya pada kain yang berbahan poliester karena akan meleleh.

Baca Juga : “4 Macam Sablon Untuk Pakaian Konveksi

Sublimasi

Pencetakan sublimasi adalah cara profesional terbaik untuk mencetak pada bahan poliester. Namun, itu tidak bekerja pada jenis kain lain dengan serat alami, seperti kapas. Metode keren tapi sangat mahal ini menggunakan panas untuk mengubah pewarna menjadi gas yang terikat dengan kain.

Pencetakan sublimasi menciptakan desain yang lembut dan permanen pada bahan sintetis seperti poliester. Karena cara pewarna yang unik menempel pada kain, membuat kain tetap breathable alih-alih membuat lapisan tebal pada kain. Ini juga berarti bahwa desain sublimasi tidak akan retak atau terkelupas.

Kerugian dari teknik ini adalah biayanya. Juragan memerlukan banyak peralatan canggih untuk proses ini, sehingga lebih hemat biaya untuk bisnis besar daripada untuk konveksi skala kecil. Juga, juragan tidak dapat menggunakan metode sublimasi pada kaos katun.

Sablon Discharge / Cabut Warna

Discharge printing tidak banyak digunakan, tetapi menghasilkan kaos yang unik. Proses ini bekerja dengan menghilangkan warna alih-alih menerapkan warna! Printer menggunakan stensil untuk melindungi bagian desain kaos dan kemudian menghilangkan sisa pewarna, hanya menyisakan desain yang berwarna.

Jenis Sablon Kaos
Source : Weva Garment

Metode Sablon Mana Yang Terbaik?

 Baik atau tidaknya metode sablon tergantung pada kebutuhan juragan, seperti berapa banyak baju yang juragan inginkan, apakah juragan berencana untuk membuat baju dengan poliester atau katun, dan seberapa lama keawetan gambar yang juragan inginkan.

Secara umum, juragan akan mendapatkan desain kualitas terbaik pada kaos poliester menggunakan metode sublimasi, sedangkan sablon plastisol menawarkan desain kualitas terbaik untuk bahan katun. Untuk tampilan retro, desain kualitas terbaik biasanya datang dari metode HTV atau menggunakan sablon discharge.

Baca Juga : “Yuk Ketahui Perbedaan Sablon Manual dan Sablon Digital

Meskipun demikian, kualitas desain bergantung pada sejumlah besar faktor seperti keterampilan si penyablon, dan bahkan pada kualitas kain yang dipakai! Bahan kaos dan metode sablon yang sesuai dapat menghasilkan kaos berkualitas tinggi.

Tempat Memesan Kaos Dengan Berbagai Sablon

Juragan ingin memesan kaos dengan kualitas bagus dan bingung dimana konveksi yang tepat? Weva Garment adalah tempat yang cocok untuk juragan yang ingin memesan kaos dalam jumlah kecil maupun kuantitas banyak. Pilihan sablon dan desain bisa juragan pilih sendiri. Urusan pemilihan kain dan warnapun juragan bisa langsung request sesuai kemauan. Harga bervariasi tergantung kerumitan desain dan metode sablon yang dipilih. Lebih jelasnya yuk langsung hubungi admin Weva Garment yang tertera di bawah ini. Atau juragan juga bisa langsung datang ke alamat Jl. Kapasan no 53D Surabaya. Weva Garment melayani sepenuh hati!