Jenis Jaket Gunung

Kenali 3 Jenis Jaket Gunung Ini

  •  
  •  
  •  
  •  

Untuk dikalangan para pendaki sudah dikenal banyakk jenis jaket gunung, umumnya ada 3 jenis : waterproof, windproof, dan warm up. Yang paling paling sering digunakan adalah kain goretex, karena mempunyai tingkat ketahanan terhadap air hingga 100%. Berikut 3 jenis Jaket Gunung yang sering dipakai para pendaki :

1. Jaket Waterproof

source : alibaba

Dengan jaket waterproof, para pendaki tidak perlu khawatir lagi dengan hujan, apalagi mendaki saat musim hujan. jaket jenis ini mempunyai lapisan luar yang dapat menahan air. Efek yang diberikan lapisan luarnya seperti efek daun talas. Jaket waterproof mempunyai syarat yaitu sistem seemshield atau lapisan yang berfungsi melindungi sisi jahitan agar tidak kemasukan air. Jadi jika kalian ingin membuat atau membeli jaket ini jangan lupakan sistem ini. Jenis bahan yang sering digunaan untuk jaket waterproof ini adalah goretex.

2. Jaket Windproof

source : alibaba

Mungkin kalian pernah bingung melihat perbedaan antara jaket waterproof dan windproof. karena memang sejatinya bahwa jaket waterproof juga bersifat windproof (tahan terhadap angin), tetapi jaket windproof tidak bersifat waterproof (tahan terhadap air). perbedaan pada kedua jaket hanya terletak pada sistem seem shieldnya yaitu terdapat resleting anti air dan lapisan sambungan untuk ventilasi udara pada jaket waterproof, sedangkan pada jaet windproof tidak ada. Hanya pada 2 hal itu saja untuk membedakannya, sekarang kalian tidak bingung lagi kan?

3. Jaket Warm Up

source : pinterest

Jaket Warm Up memang kurang populer, padahal jaket jenis inilah yang paling dibutuhkkan para pendaki jika sedang mendaki disaat musim kemarau. Iya kemarau kalian tidak salah baca , karena disaat musim kemarau disaat ketinggian maka suhu menjadi lebih dingin karena jumlah air pada daratan lebih sedikit sehingga panas yang dipantulkan keatas juga lebih sedikit. Jenis bahan yang digunakan untu jaket ini biasanya menggunakan bahan fleece dan wool, atau biasa disebut polar.

Untuk saat ini yang cukup sering dibuat oleh klien kami adalah kombinasi jaket warm up dilapisi dengan lapisan waterproof di bagian luarnya. untuk berjaga-jaga jika kondisi cuaca yang tidak menentu. karena jika jaket warm up basah terkena hujan maupun air minum, maka dingin yang dihasilkan dua kali lipat lebih dingin. Jadi jenis jaket apa yang bakal kalian pakai?